Rabu, 12 Dec 2018
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Penyaluran BPNT di Jombang Kacau, Kemensos Turun Lakukan Evaluasi

06 Desember 2018, 08: 56: 14 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kadinsos Moch Saleh bakal melakukan evaluasi secara berkala soal polemik BPNT di Jombang.

Kadinsos Moch Saleh bakal melakukan evaluasi secara berkala soal polemik BPNT di Jombang. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Temuan telur busuk yang bercampur belatung dalam realisasi progam bantuan pangan non tunai (BPNT) di Kabupaten Jombang, dievaluasi Kementerian Sosial. Tim dari jajaran Kemensos turun untuk mengevaluasi temuan tersebut.

”Kemarin dari Kemensos sudah turun. Semuanya ingin memantau penataan dan proses realisasi BPNT di Jombang,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang Moch.Saleh kemarin (5/12).

Dijelaskan, petugas dari Kemensos yang datang untuk menindaklanjuti pemberitaan tentang temuan telur busuk yang disalurkan pihak supplier. ”Ya mengenai telur, mohon maaf, kemarin beritanya cukup dahsyat,” jelas dia.

Dari hasil evaluasi yang dilakukan Dinsos dan Kemensos, lanjutnya, temuan telur busuk tidak ada unsur kesengajaan ataupun permainan. Hal itu, kata Saleh murni insiden.

”Selain itu kemarin juga kurang koordinasi antara agen dan supplier, seharusnya jika ada telur busuk harus dikoordinasikan ke supplier melalui pendamping agar segera diganti,” papar dia.

Namun demikian, dia berjanji untuk penyaluran BPNT di Jombang ke depan akan lebih ditata. Termasuk koordinasi dari atas hingga bawah. ”Kemarin kita juga sudah lakukan evaluasi, intinya yang paling penting itu adalah komunikasi,” pungkasnya. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia