Selasa, 11 Dec 2018
radarjombang
icon featured
Sportainment

Manajemen PSID Jombang Minta Pemkab Ikut Perhatikan Kondisi Klub

03 Desember 2018, 10: 26: 53 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Pertandingan PSID Jombang melawan Solok FC di Stadion Wijaya Kusuma Cilacap Sabtu (1/12) lalu

Pertandingan PSID Jombang melawan Solok FC di Stadion Wijaya Kusuma Cilacap Sabtu (1/12) lalu (PSID for Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Kegagalan PSID Jombang lolos babak 16 besar diakui manager klub Arif Mahfudz. Pihaknya pun meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jombang, utamanya kepada Jomber, kelompok suporter tim Laskar Kebo Kicak.

Namun meski gagal lolos 16 besar, Arif menyebut PSID Jombang masih memiliki masa depan yang menjanjikan. “Tim tidak menyerah, tahun depan kami tetap berjuang. Banyak hal yang harus dibenahi di tim ini, semoga pemerintah daerah ikut memberi dukungan yang nyata,” katanya.

Salah satu bentuk perhatian yang bisa diberikan pemerintah daerah, adalah dengan menyediakan fasilitas layak. “Tidak harus mewah, cukup layak saja. Selama ini kami latihan dan bertanding di stadion Merdeka, dengan kualitas lapangan yang sangat buruk,” tambahnya.

Arif juga menilai kegagalan tim lolos ke 16 besar juga bukan karena kualitas tim yang buruk. Pada pertandingan terakhir melawan Solok FC Sabtu lalu, menurut Arif banyak juga dipengaruhi faktor non teknis. Salah satunya adalah kepemimpinan wasit.

“Menurut kami (wasit) kurang bisa adil dan keputusannya sepihak, cukup wajar karena memang Solok FC hanya butuh hasil imbang untuk bisa lolos 16 besar,” pungkas Arif. (*)

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia