alexametrics
Senin, 21 Sep 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

BNI Jombang Tegaskan BPNT Disalurkan BUMDes Adalah Pelanggaran

02 Desember 2018, 18: 54: 40 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Penyaluran BPNT yang dilakukan salah satu agen di Jombang

Penyaluran BPNT yang dilakukan salah satu agen di Jombang (YAYAN/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Kasus penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) yang melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), direspons pihak BNI Cabang Jombang. Arfin Yusuf, Pimpinan Cabang BNI Jombang menyebut, secara aturan BUMDes dilarang menjadi penyalur program BPNT ini.

“Sesuai aturan main, bumdes tidak boleh. Untuk penyalurannya harus tetap melalui E-warung yang sudah ditetapkan,” ujar Arifin Yusuf. Namun ia menjelaskan, tak ada larangan transaksi BPNT dilakukan di luar E-warung. Syaratnya, tetap dilakukan pemilik sah agen E-warung.

“Untuk penyaluran tidak harus di E-warung, misalnya alasan warungnya terlalu kecil atau jauh namun melayani ratusan KPM, atau blankspot (tidak ada sinyal), bisa dipindah. Bisa di lapangan atau di kantor desa, tapi penyalurnya tetap E-warung, bukan BUMDes,” lanjutnya.

Ia juga menyebut tindakan pinjam pakai EDC juga merupakan tindakan terlarang, jika melihat aturan OJK hingga Bank Indonesia.

“Tidak boleh, mereka yang sudah jadi E-warung tapi belum punya EDC berarti memang baru daftar. Jadi harusnya mereka tidak dulu menyalurkan. Karena untuk bisa menyalurkan juga harus pakai EDC itu,” sambungnya.

Ia menyebut KPM tak perlu cemas, karena masa pengambilan BPNT ini masih berjalan cukup panjang setiap bulannya.

“Jadi untuk KPM juga jangan takut tidak kebagian, karena itu tidak mungkin. Setiap tanggal 25 setiap bulan itu ditransfer, bisa diambil sampai bulan depannya di E-warung. Jadi tidak harus bersama-sama dalam satu waktu, sebenarnya juga tidak masalah,” imbuh Arfin. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia