Senin, 26 Aug 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Program Seragam Gratis 2019, Sekolah Mulai Bentuk Tim Pengadaan

29 November 2018, 20: 28: 30 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Sejumlah siswi SD/MI dari keluarga kurang mampu saat akan menerima bantuan dari salah satu perusahaan

Sejumlah siswi SD/MI dari keluarga kurang mampu saat akan menerima bantuan dari salah satu perusahaan (Ricky Van Zuma/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Sekolah tetap akan mengelola sendiri pembelian seragam untuk siswa baru, pada tahun pelajaran 2019 mendatang. Sebab, bantuan seragam gratis untuk siswa baru ini diserahkan ke masing-masing sekolah, dengan alokasi dana yang dimasukkan dalam Bosda.

Sehingga sekolah harus membentuk tim pengadaan seragam sesuai pedoman teknis. ”Rencananya nanti persiswa dianggarkan Rp 524.000 untuk SD/MI dan untuk siswa SMP/MTs dianggarkan Rp 700 ribu,” ujar Priadi, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, ditemui di ruang kerjanya siang kemarin (28/11).

Teknisnya, setiap siswa baru jenjang SD/MI akan memperoleh seragam sekolah lengkap mulai merah-putih/hijau-putih, pramuka dan batik. Tak hanya itu mereka juga memperoleh perlengkapan lain seperti tas dan sepatu. Begitu pula dengan siswa SMP/MTs juga akan mendapat bantuan seragam lengkap.

Penyaluran program seragam gratis ini, lanjutnya, dilakukan melalui Bosda. ”Untuk item memang banyak, sehingga tidak mungkin untuk lelang. Jadi pengadaan dilakukan sekolah atau madrasah masing-masing,” jelas Priadi. Hanya bedanya, agar pengadaan seragam sesuai, maka sekolah harus membentuk tim pengadaan seragam gratis.

”Program seragam gratis ini disalurkan dalam anggaran Bosda yang didalamnya untuk pembelian seragam. Tapi penggunaannya nanti diatur dalam pedoman teknis bagaimana cara membeli, dibentuk panitia pengadaan seragam gratis lalu panitia mengadakan survei dan seterusnya sampai laporan,” tandasnya.

Seragam gratis ini sendiri merupakan program unggulan Bupati Mundjidah dan Wabup Sumrambah selama berkampanye dulu. Progam seragam gratis ini bakal direalisasikan mulai tahun ajaran baru 2019 mendatang. Seragam gratis ini hanya diperuntukkan siswa baru kelas 1 dan kelas 7.

Sehingga seragam gratis ini diharapkan dapat mengurangi beban orang tua. ”Untuk SD-SMP baik negeri dan swasta masing-masing 13 ribu siswa baru, jadi total sekitar 26 ribu siswa baru yang akan menerima seragam gratis ini,” pungkas pria yang sebelumnya menjabat Kabid SMP dan Ketenagaan ini. (*)

(jo/ric/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia