Selasa, 21 May 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Dua Tersangka Kasus SMK Al Zoemar Masih Belum Ditahan

28 November 2018, 08: 55: 20 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Brosur penerimaan siswa baru yang pernah dikeluarkan SMK Al Zoemar

Brosur penerimaan siswa baru yang pernah dikeluarkan SMK Al Zoemar (Azmi Endiyana/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG - Upaya penyidikan kasus dugaan penyelenggaraan lembaga pendidikan tak berizin di SMK Kelautan Al Zoemar terus berlanjut. Namun hingga kini dua orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka beberapa waktu lalu, belum juga ditahan.

“Kasus SMK Al Zoemar, berkas sudah rampung, segera kita kirim tahap satu ke kejaksaan,” beber Kasatreskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi. Menurutnya, dua tersangka sampai sejauh ini belum ditahan karena subyektifitas penyidik. Sampai kapan hal tersebut juga tidak ada penjelasan.

“Terkait penahanan memang belum kita tahan, alasannya itu subyektifitas penyidik,” katanya. Dijelaskan Gatot, dalam menangani kasus ini memang membutuhkan waktu cukup panjang. Selain mengorek keterangan saksi dari para siswa dan wali murid, pihaknya juga berkoordinasi dengan dinas pendidikan provinsi.

Termasuk mengorek keterangan dari lembaga sekolah yang menaungi pelaksanaan ujian siswa SMK Al Zoemar di Jawa Tengah. “Itu tentu membutuhkan waktu,” imbuhnya. Saat disinggung kapan rencana pengiriman berkas perkara tersebut ke kejaksaan, dia juga belum bisa memastikan.

“Yang pasti secepatnya kita kirim, mungkin dalam minggu ini,” tegas Gatot. Jika dari hasil penelitian jaksa tidak ada kekurangan, maka segera bisa dilanjutkan ke tahap dua. “Kalau nanti keluar P21 (lengkap), langsung kita sorong tahap dua,” singkatnya.

Sebelumnya, penanganan kasus dugaan penyelenggaran satuan pendidikan ilegal SMK Kelautan Al Zoemar, polisi  menetapkan dua tersangka. Masing-masing Yuniati, kepala  SMK Kelautan Al Zoemar dan Imam Santoso, selaku ketua Yayasan Pendidikan SMK Kelautan Al Zoemar. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia