Minggu, 15 Dec 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Jelang Natal, Satgas Pangan Blusukan ke Pasar Tradisional

27 November 2018, 14: 18: 11 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

satgas pangan Polres Jombang mendatangi sejumlah pasar tradisional.

satgas pangan Polres Jombang mendatangi sejumlah pasar tradisional. (NASIKHUDDIN/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Jelang perayaan natal dan tahun baru, satgas pangan Polres Jombang mendatangi sejumlah pasar tradisional. Mereka ingin memastikan kondisi stok dan harga kebutuhan pokok.

”Hasil pemantauan sejumlah pasar tradisional, harga bahan pokok masih aman, stabil, tidak ada lonjakan yang berarti,” tegas Kasatreskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi (26/11) disela-sela saat di Pasar PON Jombang.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 10.00 siang, iring-iringan rombongan petugas mulai bergerak. Sebagai jujugan pertama Pasar Pon Jombang.

Setibanya di area pasar, petugas langsung menyisir sejumlah kios pedagang sembako. Sambil membawa daftar harga sembako, petugas mengecek harga eceran bahan pokok di tingkat penjual eceran. Mulai dari harga beras, gula, cabai, minyak, telur serta komoditas lainnya.

”Semua harga bahan pokok masih stabil. Harga telur yang di luar dikabarkan naik di sini juga masih stabil di harga Rp 21 ribu, sesuai dengan ketentuan permendag batas harganya sampai dengan Rp 22 ribu,” bebernya.

Petugas selanjutnya menuju lapak penjual daging dan mendapati harga jual stabil. ”Harga daging ayam berkisar Rp 32-Rp 33 ribu, sudah berjalan sekitar tiga minggu yang lalu,” imbuhnya.

Belum berhenti, petugas selanjutnya bergerak menuju Pasar Legi Jombang. Petugas juga menyisir sejumlah lapak penjual bahan pokok. ”Harga beras jenis serang Rp 9.500 per kilogram, bramo Rp 10.500, dan telur 21 ribu per kilogram,” bebernya.

Sejauh ini lanjut Gatot, pihaknya memastikan harga bahan pokok di pasaran masih aman. ”Sementara waktu, kita belum menemukan lonjakan harga sembako, harga masih stabil, tidak ada yang menjual melebihi ketentuan, meski begitu akan terus kita pantau,” tegasnya. Selanjutnya rombongan bergerak menuju Pasar Peterongan.

Selain anggota kepolisian, terlihat sejumlah petugas dari Dinas Perdagangan dan Dinas Perindustrian masih ikut mendampingi.

Terpisah, Iwan, salah satu penjual di Pasar Pon Jombang menyebut harga bahan pokok secara umum masih stabil. Meski ada lonjakan, tapi tidak sampai drastis. ”Beras naik tapi tidak signifikan, telur juga begitu per kilogramnya  Rp 20.500, ada yang Rp 21 ribu,” bebernya.

Hal senada disampaikan Lutfi, 43, yang menyebut harga sembako masih relatif stabil, kecuali telur yang agak terjadi lonjakan. ”Telur, awal November masih sekitar Rp 17 ribu – Rp Rp 18 ribu perkilo. Sudah seminggu ini harga dari agen naik, mungkin karena stokenya kurang, saya jualnya Rp 22 ribu per kilo,” singkatnya. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia