Rabu, 12 Dec 2018
radarjombang
icon featured
Events

Tinggal Gesek Kartu, Warga Miskin Jombang Bisa Terima Bantuan Pangan

16 November 2018, 09: 37: 10 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab didampingi Kepala Dinsos M.Sholeh dan Sekdakab Akhmad Jazuli menyerahkan paket bantuan pangan non tunai kepada warga Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab didampingi Kepala Dinsos M.Sholeh dan Sekdakab Akhmad Jazuli menyerahkan paket bantuan pangan non tunai kepada warga Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh (ISTIMEWA)

JOMBANG – Setelah ditunggu lama, program BPNT dari Kementerian Sosial RI akhirnya berjalan di Kabupaten Jombang. Kemarin (15/11), secara simbolik program BPNT diluncurkan Bupati Mundjidah Wahab di Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh.

“BPNT ini harus benar-benar dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh keluarga penerima manfaat,” jelas Hj Mundjidah saat memberikan sambutan. Pihaknya menjelaskan, program BPNT merupakan salah satu upaya meningkatkan ekonomi rakyat dengan memberdayakan kios atau warung di desa.

Melalui sistem non tunai perbankan, kios atau warung tersebut dapat melayani pembelian bahan pangan dari keluarga penerima manfaat. “Program ini akan bisa mendorong perilaku produktif masyarakat,” terangnya.

BPNT sendiri merupakan peralihan dari bantuan sosial (bansos) pangan, yang sebelumnya berbentuk beras subsidi atau dikenal dengan nama beras keluarga sejahtera (rastra).

Untuk Kabupaten Jombang, terdapat 100.561 warga yang mendapat manfaat dari program tahun ini. Masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp 110 ribu per bulan. Dana di kartu tersebut digunakan untuk membeli bahan pangan, di kios yang bekerjasama dengan bank pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang M.Soleh mengatakan, launching BPNT adalah sebagai daya ungkit ekonomi keluarga dan masyarakat secara multiplayer effect. “Diharapkan dapat mengedukasi masyarakat mengenai manfaat sistem transaksi non tunai,” katanya.

Selain itu dengan program BPNT, diharapkan bisa meringankan beban masyarakat kurang mampu. “Program ini merupakan komitmen pemerintah mengurangi beban pengeluaran, serta memberikan nutrisi yang seimbang kepada para keluarga penerima manfaat secara tepat sasaran dan tepat manfaat,” imbuhnya.

Soleh mengharapkan dukungan semua pihak dalam pelaksanaan program BPNT ini. Supaya dapat terealisasi dengan baik dan tepat sasaran sampai kepada yang berhak. “Cukup dengan menggesek kartu, warga penerima manfaat akan menerima bantuan pangan. Bisa beras atau telur, tergantung apa yang dibutuhkan,” pungkasnya. (adv)

(jo/mar/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia