Minggu, 19 May 2019
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Naik 8 Persen, UMK 2019 Kabupaten Jombang Rp 2.445.000

10 November 2018, 17: 53: 03 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ilustrasi - Aksi demo serikat buruh menolak PP 78 Tahun 2015 yang menjadi acuan penetapan UMK, di depan kantor Disnaker Jombang beberapa waktu lalu

Ilustrasi - Aksi demo serikat buruh menolak PP 78 Tahun 2015 yang menjadi acuan penetapan UMK, di depan kantor Disnaker Jombang beberapa waktu lalu (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG – Penghitungan besaran upah minimum kabupaten (UMK) untuk 2019 akhirnya dirampungkan Pemkab Jombang. Hasil rapat antara dewan pengupahan dengan asosiasi pengusaha dan serikat pekerja, UMK 2019 diprediksi naik 8,03 persen. Dari sebelumnya Rp 2.264.135,78, naik menjadi Rp 2.445.000.

Kepala Disnaker Kabupaten Jombang Heru Widjajanto mengungkapkan, sejak Juli lalu proses penentuan UMK sudah dilakukan. “Sudah ada survei KHL (kebutuhan hidup layak) sampai Agustus, lalu September kemarin rapat penilaian KHL,” kata Heru kemarin (9/11).

Dilanjutkan pada Oktober lalu studi banding ke kota lain. “Ke Purwokerto sekaligus membahas tentang UMK 2019, dan sudah klir,” imbuh dia.  Selain itu, lanjut Heru, pihaknya juga sudah menerima rekomendasi dari dewan pengupahan kabupaten.

“Jadi sudah dilakukan penetapan nilai KHL dan rapat dengan dewan pengupahan, secara prinsip Apindo maupun perwakilan pekerja sudah sepakat UMK tahun depan naik 8,03 persen,” ungkap Heru.

Hal tersebut menurutnya sudah sesuai PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan, yakni UMK berjalan saat ini ditambah dengan laju inflasi dan ditambah dengan pertumbuhan ekonomi. “Ketemunya 8,03 persen, sehingga di Jombang UMK naik menjadi sekitar Rp 2.445.000,” sebut dia.

Hasil penghitungan tersebut selanjutnya akan dikirim ke Gubernur Jawa Timur untuk ditetapkan. “Jadi tetap melalui dewan pengupahan provinsi, apakah naik atau turun atau bagaimana. Rencananya penetapan nanti pada 21 November,” pungkas Heru. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia