Kamis, 15 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Kota Santri
imunisasi ORI tahap pertama

Gara-Gara Keluarga Menolak, Imunisasi ORI di Jombang Belum Maksimal

Kamis, 09 Aug 2018 09:50 | editor : Binti Rohmatin

grafis

grafis difteri jombang (grafis)

JOMBANG – Gara-gara keluarga menolak, pelaksanaan Imunisasi Outbreak Response Immunization (ORI) di Jombang belum maksimal. Imunisasi ini kembali dilaksanakan untuk mencegah penyakit difteri di Kabupaten Jombang. Sebanyak 390 orang usia 1-19 tahun menjadi sasaran imunisasi ORI.  

dr Pudji Umbaran, Plt Kadinkes Jombang menyampaikan, berbagai kendala sempat dihadapi petugas saat akan melaksanakan imunisasi tersebut. Mulai dari sikap penolakan keluarga, ketidaktahuan masyarakat, medan lokasi yang sulit dan masih banyak kendala yang lain. Padahal imunisasi ORI sangat penting bagi masyarakat.

”Saat Rakorda targetnya 100 persen, tapi memang sulit, ORI tidak semudah yang dikira. Harapan kami 95 persen, Alhamdulilah sudah tercapai jumlah itu,” katanya. Menurut dia, seseorang yang telah mendapatkan imunisasi rutin lengkap saja tidak menjamin kebal terhadap penyakit difetri seumur hidup.

Sehingga dianjurkan untuk mengulang kembali imunisasi difteri tiap 10 tahun dengan vaksin Td atau TdaP. ”Ada tiga tahap imunisasi ORI, saat ini sudah memasuki tahap kedua. Untuk tahap 1 sudah selesai April lalu, tahap berikutnya tiga bulan lagi,” pungkas Pudji.

(jo/ric/bin/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia