Rabu, 19 Sep 2018
radarjombang
icon featured
Jombangan

Pondok Pesantren Al Ghofar Rejoagung, Ploso, Jombang Hanya Punya Satu Santri

Kamis, 10 Aug 2017 09:00 | editor : Binti Rohmatin

pondok pesantren Al Ghofar

pondok pesantren Al Ghofar (WENNY ROSALINA/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG - Selain madrasah diniyah, Al Ghofar merupakan pondok pesantren. Hanya saja santri yang tinggal tidak sebanyak santri di madrasah diniyah. Santri yang tinggal di ponpes ini hanya satu orang saja yang kini sudah duduk di bangku kelas 12 MA.

“Ngajinya sama seperti santri-santri di ponpes pada umumnya, tapi lebih privat karena hanya satu orang,” kata Muhasonah, pengasuh Ponpes Al Ghofar.

Di ponpes yang terletak tak jauh dari jembatan Ploso ini pernah mengalami masa kejayaan tahun 1990-an. Saat ponpes ini baru saja dibangun. Sempat memiliki beberapa santri, namun terus menyusut sampai sekarang dan hanya tersisa satu santri saja yang datang dari Kabuh.

“Dulu santri yang mondok dan diniyah sampai 70 anak, tapi semakin banyak TPQ, santri habis, madrasah diniyah juga sedikit santrinya,” lanjutnya.

Meski begitu, Muhasonah tetap bersyukur karena semakin banyak TPQ itu artinya semakin banyak pula lembaga penyelenggara pembelajaran agama yang ada di kampung.

Saat ini santri yang belajar di madrasah diniyah 45 anak dan mereka tidak tinggal menetap. Semuanya santri kalong alias santri pulang setelah selesai mengaji. Muhasonah tetap mendidik santri tersebut sama seperti pesantren pada umumnya.

Untuk mendidik santri seorang diri itu ia dibantu putranya Afan Fanani, karena pendiri ponpes Samsul Maarif, sudah meninggal dunia.

Ia menjelaskan, satu santrinya juga mengaji full mulai setelah magrib hingga pukul 20.00.

Setelah itu santri baru belajar mandiri yang berkaitan dengan kegiatan sekolah. Kemudian mengaji dilanjut seusai salat subuh hingga menjelang berangkat sekolah.

“Tidak pernah meminta sumbangan sama sekali, bantuan datang sendiri-sendiri sampai jadi kamar, karena Abah Samsul Maarif sangat ingin menyalurkan ilmu yang didapatkannya selama di Pondok Tambakberas dan Pondok Lasem Jawa Tengah bermanfaat,” pungkas Muhasonah.

(jo/bin/bin/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia