RadarJombang.id - Wonosalam merupakan salah satu daerah yang banyak membudidayakan buah-buahan salah satunya adalah alpukat.
Alpukat dari Wonosalam juga terkenal pulen dan punya ciri khas khas karena daging yang tebal dan rasa yang otentik.
Agar budidaya alpukat lebih mudah untuk dilakukan siapa saja bahkan di halaman rumah sekalipun, inilah langkah-langkah budidaya simpel yang mudah dipraktekkan.
Salah satu cara yang populer untuk budidaya alpukat adalah dengan menanamnya dari biji.
Berikut adalah panduan untuk budidaya alpukat dari biji:
1. Persiapan Biji:
- Pilih biji alpukat yang segar dan sehat. Bersihkan biji dari daging buah yang menempel menggunakan air bersih.
- Diamkan biji selama beberapa hari hingga mengering di tempat yang hangat dan kering.
2. Menyemai Biji:
- Tusukkan tiga atau empat tusuk gigi di sekitar tengah biji alpukat.
- Siapkan gelas atau wadah yang diisi dengan air, letakkan biji alpukat dengan ujung tajam ke atas di atas gelas tersebut.
- Pastikan separuh bagian bawah biji berada dalam air. Ganti air secara teratur setiap beberapa hari.
Baca Juga: Raup Cuan dari Pembibitan Alpukat di Lereng Gunung Anjasmoro Wonosalam Jombang
3. Pertumbuhan Akar:
- Setelah sekitar dua hingga enam minggu, akan muncul akar dari biji.
- Biarkan akar tumbuh hingga panjang sekitar 6 hingga 8 inci sebelum menanamnya di pot.
4. Penanaman:
- Pilih pot yang cukup besar dan berlubang di bagian bawahnya untuk drainase yang baik.
- Isi pot dengan campuran tanah yang baik, campuran tanah yang cocok adalah campuran tanah taman dengan pasir.
- Tanam biji alpukat dengan ujung tajam menghadap ke atas dan tutupi dengan tanah hingga setengah dari biji.
5. Perawatan:
- Letakkan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
- Pastikan tanah tetap lembab namun tidak tergenang air.
- Berikan pupuk organik secara teratur.
6. Pemangkasan:
- Setelah bibit tumbuh sekitar 6 inci, potonglah tunas utama setengah dari tingginya. Hal ini akan mendorong pertumbuhan cabang lateral.
Baca Juga: Dijamin Seger, Ini Resep Es Oyen Durian Yang Enak dan Mudah Dibuat
7. Pemindahan ke Tanah:
- Setelah bibit tumbuh sekitar 12 inci dan memiliki beberapa cabang, pindahkan tanaman ke tanah di luar jika kondisi cuaca memungkinkan.
8. Perawatan Lanjutan:
- Terus perawatan tanaman alpukat dengan menyirami secara teratur dan memberikan pupuk organik sesuai kebutuhan.
- Jaga agar tanaman terhindar dari hama dan penyakit dengan memeriksanya secara berkala.
Budidaya alpukat dari biji membutuhkan kesabaran, tetapi hasil akhirnya akan memberikan kepuasan yang besar saat bisa menikmati buah alpukat yang Anda tanam sendiri. (mg6/riz)
Editor : Achmad RW