Radarjombang.id – Dalam momentum Hari Jadi ke-115 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang tahun 2025, Bank Jatim Cabang Jombang menunjukkan komitmennya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah melalui tiga terobosan strategis di bidang layanan keuangan digital.
Terobosan pertama dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas transaksi keuangan.
Salah satunya, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan RSUD Ploso pada Selasa (22/4).
Kerja sama tentang Integrasi Layanan Jasa Keuangan Non Tunai tersebut bertujuan memperkuat sistem digitalisasi keuangan di lingkungan rumah sakit milik Pemkab Jombang.
Pemimpin Bank Jatim Cabang Jombang, Hanif Julhamsyah, menyampaikan, langkah ini bukan sekadar digitalisasi transaksi, melainkan bagian dari upaya tata kelola keuangan yang efektif dan efisien.
’’Bank Jatim memiliki misi mendukung perekonomian di Jawa Timur dengan mendorong implementasi transaksi yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,’’ ujarnya.
Terobosan kedua, implementasi sistem penerimaan pendapatan RSUD Jombang melalui Virtual Account dan QRIS.
Perjanjian kerja sama antara Bank Jatim Cabang Jombang dan RSUD Jombang ditandatangani pada Senin (5/5).
Melalui integrasi layanan jasa keuangan non-tunai, sistem keuangan rumah sakit kini terhubung langsung dengan Bank Jatim.
Sebelumnya, pendapatan rumah sakit disetor manual ke rekening.
Kini, transaksi pembayaran pasien akan otomatis tercatat melalui barcode virtual account yang dikeluarkan RSUD. Sistem ini memudahkan pelaporan keuangan dan meningkatkan transparansi serta akuntabilitas tata kelola keuangan rumah sakit.
Terobosan ketiga, implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) bersama Badan Pengelola Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Jombang.
Program ini dilaksanakan pada September 2025 dengan tujuan mempercepat proses transaksi belanja pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya percepatan penyerapan anggaran.
’’Melalui langkah strategis tersebut, sinergi antara Bank Jatim dan Pemkab Jombang diharapkan semakin memperkuat tata kelola keuangan daerah dan mendorong peningkatan pendapatan asli daerah secara berkelanjutan,’’ tegasnya.
Dirut Bank Jatim Sampaikan Apresiasi
Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-115 Kabupaten Jombang.
Pihaknya mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera.
’’Dengan semangat Jombang Santri The Root of Java, mari kita lanjutkan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Jombang yang maju, berdaya saing, dan sejahtera untuk semua. Seratus lima belas tahun penuh karya, Jombang Santri terus berjaya. Bersama Bank Jatim kita melangkah mewujudkan Jombang Maju Sejahtera,’’ kata Winardi, Senin (20/10).
Sebelumnya, jajaran Bank Jatim pusat juga melakukan kunjungan ke Pemkab Jombang.
Direktur Bisnis Mikro Ritel dan Usaha Syariah Bank Jatim, Arief Wicaksono, didampingi Pimpinan Cabang Bank Jatim Jombang, Hanif Julhamsyah, diterima Bupati Jombang Warsubi dan Wakil Bupati Salmanudin Yazid pada tanggal 24 April 2025.
Bupati Warsubi bersama Direktur Bisnis Mikro Ritel dan Usaha Syariah Bank Jatim, Arief Wicaksono membicarakan langkah-langkah strategis dukungan Bank Jatim atas program-proggram Pemkab Jombang mewujudkan Jombang Maju dan Sejahtera untuk semua.
Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas langkah-langkah kolaborasi antara Bank Jatim dan Pemerintah Kabupaten Jombang.
Salah satu fokus pembahasan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan.
Bupati Warsubi memaparkan sejumlah program pembangunan sesuai visi dan misinya. Serta meminta Bank Jatim sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sebagian sahamnya dimiliki pemerintah daerah untuk berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengembangkan sistem layanan keuangan daerah.
Hanif Julhamsyah menegaskan komitmen Bank Jatim untuk memperkuat sistem layanan penerimaan pendapatan daerah. ’’Kami akan memperkuat sinergi dengan OPD terkait untuk mendukung optimalisasi penerimaan daerah,’’ ujarnya.
Komitmen Perkuat Layanan Digital dan Transaksi Keuangan Daerah
Baca Juga: Komitmen Dukung Pembangunan Daerah, Bupati Warsubi Apresiasi Sinergitas Bank Jatim
SEMENTARA ITU, Bank Jatim Cabang Jombang komitmen mendukung memperkuat layanan digital dan transaksi keuangan daerah.
Direktur RSUD Ploso, dr Hendri Marzuki, menyampaikan, layanan pembayaran digital hasil sinergitas dengan Bank Jatim membawa manfaat besar bagi rumah sakit. Selain mempermudah proses pembayaran pasien, sistem ini juga meningkatkan akuntabilitas keuangan.
’’Manfaatnya besar. Di samping untuk mempermudah proses pembayaran, juga lebih akuntabel. Tetapi karena ini masih awal dan masih banyak masyarakat yang belum memiliki e-banking, maka baru termanfaatkan sekitar 10–15 persen,’’ ujarnya.
Hal senada disampaikan Direktur RSUD Jombang, dr Pudji Umbaran.
Ia menuturkan, sistem digital sinergitas RSUD Jombang dan Bank Jatim memudahkan proses pembayaran dan mempercepat transaksi keuangan pasien dalam mengakses pembayaran tagihan.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Jombang, M Nashrulloh menjelaskan, dengan sinergitas Bank Jatim, Pemkab Jombang kini semakin tertib dan transparan dalam mengelola keuangan melalui penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) yang dikembangkan Kementerian Dalam Negeri.
’’Kas daerah online pada SIPD RI menjadikan pelayanan BPKAD lebih cepat, tepat dan aman. Cepat karena kesatuan data antara Pemkab Jombang Bank Jatim dan Kemendagri sehingga otoritas dari Bank Jatim jadi lebih cepat, tidak menunggu sore hari.
Tepat karena transaksi langsung masuk ke rekening penerima, aman karena tidak ada replikasi entry data,’’ terangnya (ang/jif)
Editor : Anggi Fridianto