Radarjombang.id – Komitmen Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Jombang dalam memberdayakan pelaku usaha mikro terus ditunjukkan secara nyata. Salah satunya, melalui pelatihan kewirausahaan digital yang digelar bekerja sama dengan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jombang, Rabu (10/9).
”Digitalisasi adalah keniscayaan. Kami ingin memastikan pelaku usaha mikro, khususnya perempuan, mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi agar produk mereka semakin dikenal luas,” ujar Sekretaris Dinkop UM Jombang Gatut Wijaya.
Kegiatan berlangsung di Kantor PC Muslimat NU Jombang ini menyasar 30 pelaku usaha perempuan dari kalangan Fatayat NU. Dalam pelatihan itu, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan tentang strategi pemasaran modern berbasis digital.
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber dari unsur asosiasi UMKM Lembaga IKM Jombang yang juga merupakan praktisi berpengalaman. ”Peserta kita ajak mengenal berbagai platform digital, cara memanfaatkan media sosial untuk promosi, membuat konten kreatif, hingga mengelola marketplace secara efektif,” imbuh dia.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha perempuan dalam mengembangkan bisnis di era digital. ”Selain itu, mereka juga dapat menjadi penggerak ekonomi keluarga sekaligus memberi kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Gatut.
Dengan pendekatan praktik langsung, peserta mendapat bimbingan menyusun strategi pemasaran sesuai dengan karakteristik usaha mikro mereka. ”Dinkop UM akan terus mendorong pelaku usaha mikro untuk naik kelas, salah satunya melalui penguasaan teknologi digital,” tutur dia.
Dengan sinergi itu pihaknya optimistis transformasi digital di sektor usaha mikro bisa berjalan lebih cepat dan merata. ”Jadi ini bagian dari strategi besar penguatan ekonomi lokal berbasis masyarakat,” kata Gatut. (fid/naz)
Editor : Anggi Fridianto