RadarJombang.id - Upaya menekan angka pengangguran Terbuka di Kabupaten Jombang terus dilakukan.
Hal itu selaras dengan visi Bupati-Wabup Jombang, yaitu Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua.
Salah satu upayanya dengan memberikan pelatihan keterampilan kerja bagi kelompok masyarakat.
”Kegiatan ini juga sebagai bagian dalam program 100 hari kerja bupati yang diwujudkan dalam bentuk pelatihan keterampilan kerja/usaha yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang Isawan Nanang Risdiyanto Shut MSi.
Launching kegiatan pelatihan kerja bagi kelompok masyarakat Kabupaten Jombang dilaksanakan di Balai Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, pada Kamis (8/5).
Kegiatan pelatihan diberikan, harapannya dapat menambah pengetahuan, keterampilan, dan wawasan untuk membangun atau mengembangkan usaha.
Baik usaha secara kelompok maupun individu. Juga untuk menumbuhkan peran serta masyarakat melalui pokmas (kelompok masyarakat), untuk mendukung upaya Pemkab Jombang menuntaskan pengangguran.
”Kegiatan juga dilakukan untuk membina dan mendampingi kelompok masyarakat dalam akuntabilitas penyelenggaraan kegiatan yang bersumber dari anggaran pemerintah,” imbuh Isawan.
Pelatihan keterampilan telah dilakukan di masing-masing pokmas setelah menerima hibah dari Pemkab Jombang.
Ada tujuh pokmas, yaitu Pokmas Pelatihan Membatik Bawangan Ploso, Pokmas Kelompok Usaha Lancar Jaya Desa Morosunggingan, Kecamatan Peterongan, Pokmas Kelompok Usaha Kecil Wersah Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Jombang.
Selanjutnya, Pokmas Kelompok Usaha Unggul Bersama Desa Pulolor, Kecamatan Jombang, Pokmas Kelompok Bougenvil Desa Grogol, Kecamaran Diwek.
Pokmas Kelompok Usaha Makmur Jaya Kelurahan Jelakombo, Kecamatan Jombang, serta Pokmas Kelompok Pelatihan Bunga Jombang Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang.
”Supervisi tetap dari kita, pelaksanaan teknis tetap kita arahkan dan kita pantau,” jelasnya.
Tidak hanya pelatihan untuk meningkatkan kompetensi masing-masing pokmas.
Untuk Pokmas dan pelatihan bidang kuliner, juga mendapatkan fasilitas pengurusan NIB dan sertifikasi halal.
”Setelah pelatihan ini, nantinya bisa menjadi bahan kolaborasi lebih lanjut dari segenap OPD dalam membina pokmas untuk menjadi wirausaha baru, kurasi produk, peningkatan keterampilan yang berbasis kompetensi maupun dukungan-dukungan lainnya yang dapat digarap secara bersama-sama,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jombang Warsubi, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, Ema Erfina Salmanudin.
Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang Saiful Anwar, Sejumlah kepala OPD, Forkopimcam, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Jombang Lilik Agus Purnomo, serta tim sertifikasi halal Unipdu.
Bupati Jombang Warsubi mengatakan, untuk mengentaskan penggangguran, dibutuhkan penyiapan tenaga kerja yang lebih terampil, produktif dan siap bersaing secara mandiri di dunia kerja.
”Sebagaimana kita ketahui bersama, pengangguran terbuka di Kabupaten Jombang masih menjadi tantangan yang nyata. Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Jombang sebesar 3,75 persen atau 28.738 orang,” kata Warsubi.
Pelatihan juga membekali pencari kerja dengan keterampilan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha maupun untuk mendukung kewirausahaan secara mandiri.
Kegiatan pelatihan diharapkan dapat lebih terarah dan berkelanjutan, sehingga akan tercipta peluang kerja yang lebih luas dan kompetitif, serta menumbuhkan kelompok-kelompok usaha tangguh di tengah masyarakat.
”Sebagai bentuk apresiasi, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, semoga kolaborasi ini dapat menjadi awal yang baik untuk menciptakan perubahan positif bagi Kabupaten Jombang,” pungkasnya. (wen/naz)
Editor : Achmad RW