alexametrics
21.7 C
Jombang
Monday, August 8, 2022

Tahapan Pemilu Dimulai, Tahun Depan Bupati-Wabup Purna Tugas

JOMBANG – KPU Jombang mulai bersiap melaksanakan pemilu serentak 2024. Itu setelah KPU sudah me-launching tanggal pemungutan suara pemilu yang ditetapkan pada 14 Februari 2024 mendatang. Terhitung per 14 Juni, tahapan pemilu sudah dimulai.

Ketua KPU Jombang Athoillah mengatakan, mengacu undang-undang, tahapan pemilu dimulai 20 bulan sebelum hari pemungutan suara. Sementara tanggal pelaksanaan pemungutan suara sudah ditetapkan jatuh pada 14 Februari 2024. Kalau dihitung mundur tahapan pemilu sudah dimulai Juni tahun ini. “Mulai 14 Juni 2022 tahapan pemilu serentak sudah mulai. Kemarin juga sudah secara resmi di-launching oleh KPU pusat,” terang Atho kepada  Jawa Pos Radar Jombang.

Atho menerangkan, pemilu serentak yang dimaksud, yakni pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, DPD, DPR Povinsi, DPRD kabupaten/kota. “Saat ini kita sudah mulai melakukan persiapan-persiapan sambil terus berkoordinasi dengan KPU pusat dan KPU provinsi termasuk dengan lembaga-lembaga lain,” Imbuhnya.

Baca Juga :  MPLS SMKN Kabuh, Tinggalkan Kesan dan Pengalaman Baru bagi Siswa

Dari segi tahapan, lanjut Atho, saat ini KPU pusat masih menyiapkan tahap perencanaan. “Kita di KPU Jombang juga begitu, masih melakukan persiapan-persiapan,  jadi belum masuk, misalnya tahapan teknis sifatnya, belum jalan,” Imbuhnya.

Disinggung terkait persiapan anggaran pelaksanaan pemilu serentak, Atho menyebut anggaran bersumber dari APBN. “Kalau anggaran pemilu dari APBN. Kita dialokasikan dari KPU nantinya,  beda dengan Pilkada, kalau Pilkada anggarannya dari APBD,” terangnya.

Terkait Pilkada, Atho menerangkan juga akan digelar serentak November 2024. Yakni, pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan wali kota dan wakil wali kota. “Jadi sekarang ini kita mempersiapkan untuk pemilu dulu,” tandasnya.

Baca Juga :  Elite PKS Nilai Ketum Golkar Bakal Menjadi Bintang Politik Indonesia

Dikatakan Atho, merujuk tanggal pelantikannya, masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Jombang akan berakhir tahun depan. “Betul, AMJ (akhir masa jabatan) bupati 2023, Pilkada serentak 2024. Nah undang-undang kita nanti ada penjabat yang ditunjuk untuk jadi penjabat bupati sampai bupati terpilih dilantik,” tandasnya. (fid/naz).






Reporter: Ainul Hafidz
- Advertisement -

JOMBANG – KPU Jombang mulai bersiap melaksanakan pemilu serentak 2024. Itu setelah KPU sudah me-launching tanggal pemungutan suara pemilu yang ditetapkan pada 14 Februari 2024 mendatang. Terhitung per 14 Juni, tahapan pemilu sudah dimulai.

Ketua KPU Jombang Athoillah mengatakan, mengacu undang-undang, tahapan pemilu dimulai 20 bulan sebelum hari pemungutan suara. Sementara tanggal pelaksanaan pemungutan suara sudah ditetapkan jatuh pada 14 Februari 2024. Kalau dihitung mundur tahapan pemilu sudah dimulai Juni tahun ini. “Mulai 14 Juni 2022 tahapan pemilu serentak sudah mulai. Kemarin juga sudah secara resmi di-launching oleh KPU pusat,” terang Atho kepada  Jawa Pos Radar Jombang.

Atho menerangkan, pemilu serentak yang dimaksud, yakni pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, DPD, DPR Povinsi, DPRD kabupaten/kota. “Saat ini kita sudah mulai melakukan persiapan-persiapan sambil terus berkoordinasi dengan KPU pusat dan KPU provinsi termasuk dengan lembaga-lembaga lain,” Imbuhnya.

Baca Juga :  Ramai di Medsos, Isu Mutasi Jabatan Berbayar Guncang Pemkab Jombang

Dari segi tahapan, lanjut Atho, saat ini KPU pusat masih menyiapkan tahap perencanaan. “Kita di KPU Jombang juga begitu, masih melakukan persiapan-persiapan,  jadi belum masuk, misalnya tahapan teknis sifatnya, belum jalan,” Imbuhnya.

Disinggung terkait persiapan anggaran pelaksanaan pemilu serentak, Atho menyebut anggaran bersumber dari APBN. “Kalau anggaran pemilu dari APBN. Kita dialokasikan dari KPU nantinya,  beda dengan Pilkada, kalau Pilkada anggarannya dari APBD,” terangnya.

Terkait Pilkada, Atho menerangkan juga akan digelar serentak November 2024. Yakni, pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan wali kota dan wakil wali kota. “Jadi sekarang ini kita mempersiapkan untuk pemilu dulu,” tandasnya.

Baca Juga :  Bupati Hj Mundjidah Wahab Resmikan Polindes dan Musala Desa Cukir
- Advertisement -

Dikatakan Atho, merujuk tanggal pelantikannya, masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Jombang akan berakhir tahun depan. “Betul, AMJ (akhir masa jabatan) bupati 2023, Pilkada serentak 2024. Nah undang-undang kita nanti ada penjabat yang ditunjuk untuk jadi penjabat bupati sampai bupati terpilih dilantik,” tandasnya. (fid/naz).






Reporter: Ainul Hafidz

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/