alexametrics
21.7 C
Jombang
Monday, August 8, 2022

Antisipasi PMK, Hewan Kurban di Jombang Harus Bersertifikat Sehat

JOMBANG – Bupati Mundjidah Wahab menekankan pelaksanaan vaksinasi jalan terus di berbagai tempat. Jelang Idul Adha ini, hewan kurban selain kondisinya normal juga harus diberi vitamin dan punya sertifikat sehat.

”Jadi vaksin PMK sudah kita lakukan, sekarang jalan terus,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (28/6). Mendekati hari raya idul kurban, posko pemeriksaan hewan yang sebelumnya hanya ada di Dinas Peternakan, kini ditambah ke sejumlah titik. Di antaranya di pasar hewan.

Penambahan ini untuk memudahkan pemeriksaan hewan yang akan digunakan kurban. ”Jadi hewan yang dipakai kurban harus punya sertifikat. Selain sehat, hewan itu harus divaksin, diberi vitamin sampai mendapatkan sertifikat sehat,’’ tambah orang nomor satu di Jombang ini.

Baca Juga :  Tidak Miliki Konsep yang Jelas, Survei PBB Rp 4,5 Miliar Dipertanyakan

Kabupaten Jombang sendiri mendapat jatah 8.500 dosis vaksin dari pemerintah pusat. Pelaksanaannya sekarang terus digencarkan. Pemkab juga mengalokasikan anggaran dari belanja tidak terduga (BTT) untuk pengadaan obat dan vitamin. ”Tahun ini kita tidak ada persiapan untuk penanganan PMK. Karena ini wabah, mirip Covid-19. Jadi kita ambilkan dari BTT,’’ pungkasnya. (ang/bin/riz)






Reporter: Anggi Fridianto
- Advertisement -

JOMBANG – Bupati Mundjidah Wahab menekankan pelaksanaan vaksinasi jalan terus di berbagai tempat. Jelang Idul Adha ini, hewan kurban selain kondisinya normal juga harus diberi vitamin dan punya sertifikat sehat.

”Jadi vaksin PMK sudah kita lakukan, sekarang jalan terus,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (28/6). Mendekati hari raya idul kurban, posko pemeriksaan hewan yang sebelumnya hanya ada di Dinas Peternakan, kini ditambah ke sejumlah titik. Di antaranya di pasar hewan.

Penambahan ini untuk memudahkan pemeriksaan hewan yang akan digunakan kurban. ”Jadi hewan yang dipakai kurban harus punya sertifikat. Selain sehat, hewan itu harus divaksin, diberi vitamin sampai mendapatkan sertifikat sehat,’’ tambah orang nomor satu di Jombang ini.

Baca Juga :  Pagebluk Itu Harus Diakhiri

Kabupaten Jombang sendiri mendapat jatah 8.500 dosis vaksin dari pemerintah pusat. Pelaksanaannya sekarang terus digencarkan. Pemkab juga mengalokasikan anggaran dari belanja tidak terduga (BTT) untuk pengadaan obat dan vitamin. ”Tahun ini kita tidak ada persiapan untuk penanganan PMK. Karena ini wabah, mirip Covid-19. Jadi kita ambilkan dari BTT,’’ pungkasnya. (ang/bin/riz)






Reporter: Anggi Fridianto

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/