alexametrics
31.5 C
Jombang
Wednesday, August 10, 2022

Bupati Jombang Pantau Proyek Sentra IKM Slag Aluminium Kendalsari

JOMBANG – Bupati Jombang Mundjidah Wahab menantau pembangunan sentra IKM slag aluminium di Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito, Rabu (27/7) kemarin. Bupati berharap pengerjaan bisa selesai sesuai tepat waktu sehingga ke depan bisa segera dimanfaatkan.

Sekitar pukul 13.13, rombongan Bupati Mundjidah tiba di lokasi. Sejumlah kepala OPD turut mendampingi bupati. Di antaranya Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Hari Oetomo, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Danang Praptoko, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang Subandriyah termasuk beberapa jajaran pejabat di lingkup pemkab lainnya.

Rombongan bupati disambut pemerintah desa, dan Forkopimcam Sumobito beserta jajaran pengurus dan anggota koperasi Berkah Logam Kendalsari.

Bupati melanjutkan langkahnya melihat maket proyek. Terlihat orang nomor satu di Pemkab Jombang berbincang dengan Kadisdagrin Hari Oetomo, perwakilan dari konsultan pengawas proyek sambil mengamati konsep bangunan yang digambarkan dalam banner. ”Atas nama pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada dinas perdagangan dan perindustrian beserta jajaran, karena mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” kata Mundjidah dalam sambutannya.

Baca Juga :  Oknum Polisi Diamankan Warga Usai Kunjungi Rumah Wanita Bersuami di Jombang

Bupati menerangkan, pemerintah pusat menggelontorkan anggaran untuk pembangunan proyek sentra IKM slag aluminium sebesar Rp 20,4 miliar. Ini merupakan proyek kedua, usai tahun lalu juga mendapat proyek serupa yang sudah selesai dibangun di Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito. ”Di mana IKM ini sudah ada sejak 1970 di Bakalan maupun di Kendalsari,” imbuh Mundjidah.

Berdasarkan, keterangan konsultan pengawas maupun dari Disdagrin Jombang, progres pengerjaan proyek menunjukkan tren positif. Persentasenya sudah mencapai 11 persen dari target 9 persen. ”Untuk saat ini pekerjaannya (progres, Red) 11 persen. Alhamdulillah setelah melihat jadwal akan selesai pada Desember tahun ini,” ujar dia.

Selain berharap selesai tepat waktu, bupati juga mengingatkan kualitas harus sesuai spesifikasi. ”Semoga perjalanan pembangunan berjalan baik, tidak ada kendala. Sehingga bisa selesai tepat waktu dan bisa memberi manfaat bagi masyarakat dan anggota koperasi,” tutur Mundjidah.

Baca Juga :  Bupati Mundjidah Dukung Penyuluh Pertanian Terus Berinovasi

Dijelaskan, industri pengolahan slag aluminium merupakan aset daerah dan turut menyumbang perputaran ekonomi di Jombang. ”Dengan adanya usaha ini bisa merekrut tenaga kerja, Insya Allah kalau sudah ada fasilitas seperti ini produksi akan meningkat. Karena hasil akhir (sisa pengolahan slag, Red) juga sudah kita fasilitasi, diterima oleh pabrik semen. Sekarang sudah berlangsung dan berjalan,” lanjut dia.

Mengingat keberlangsungan usaha memiliki banyak nilai positif, sehingga perlu adanya kekompakan dan kolaborasi antaranggota koperasi untuk saling mengembangkan produk. ”Berusaha dan jangan sampai ada persaingan tidak sehat. Koperasi bisa berjalan dengan baik, sehingga setiap tahun harus ada RAT (Rapat Anggota Tahunan) sesuai ketentuan perundangan koperasi,” tutur Mundjidah.

Selain itu diperlukan manajemen yang sehat, bisa menggerakkan kegiatan anggota koperasi untuk bersama memajukan usaha. ”Pemerintah daerah sudah bisa memfasilitasi tempat produksi, sehingga manajemen organisasi harus ditata,” kata Mundjidah. (fid/naz/riz)






Reporter: Ainul Hafidz
- Advertisement -

JOMBANG – Bupati Jombang Mundjidah Wahab menantau pembangunan sentra IKM slag aluminium di Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito, Rabu (27/7) kemarin. Bupati berharap pengerjaan bisa selesai sesuai tepat waktu sehingga ke depan bisa segera dimanfaatkan.

Sekitar pukul 13.13, rombongan Bupati Mundjidah tiba di lokasi. Sejumlah kepala OPD turut mendampingi bupati. Di antaranya Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Hari Oetomo, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Danang Praptoko, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang Subandriyah termasuk beberapa jajaran pejabat di lingkup pemkab lainnya.

Rombongan bupati disambut pemerintah desa, dan Forkopimcam Sumobito beserta jajaran pengurus dan anggota koperasi Berkah Logam Kendalsari.

Bupati melanjutkan langkahnya melihat maket proyek. Terlihat orang nomor satu di Pemkab Jombang berbincang dengan Kadisdagrin Hari Oetomo, perwakilan dari konsultan pengawas proyek sambil mengamati konsep bangunan yang digambarkan dalam banner. ”Atas nama pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada dinas perdagangan dan perindustrian beserta jajaran, karena mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” kata Mundjidah dalam sambutannya.

Baca Juga :  Cinta Segitiga, Bikin Pemuda Sambongdukuh Keroyok Saingannya

Bupati menerangkan, pemerintah pusat menggelontorkan anggaran untuk pembangunan proyek sentra IKM slag aluminium sebesar Rp 20,4 miliar. Ini merupakan proyek kedua, usai tahun lalu juga mendapat proyek serupa yang sudah selesai dibangun di Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito. ”Di mana IKM ini sudah ada sejak 1970 di Bakalan maupun di Kendalsari,” imbuh Mundjidah.

Berdasarkan, keterangan konsultan pengawas maupun dari Disdagrin Jombang, progres pengerjaan proyek menunjukkan tren positif. Persentasenya sudah mencapai 11 persen dari target 9 persen. ”Untuk saat ini pekerjaannya (progres, Red) 11 persen. Alhamdulillah setelah melihat jadwal akan selesai pada Desember tahun ini,” ujar dia.

- Advertisement -

Selain berharap selesai tepat waktu, bupati juga mengingatkan kualitas harus sesuai spesifikasi. ”Semoga perjalanan pembangunan berjalan baik, tidak ada kendala. Sehingga bisa selesai tepat waktu dan bisa memberi manfaat bagi masyarakat dan anggota koperasi,” tutur Mundjidah.

Baca Juga :  Oknum Polisi Diamankan Warga Usai Kunjungi Rumah Wanita Bersuami di Jombang

Dijelaskan, industri pengolahan slag aluminium merupakan aset daerah dan turut menyumbang perputaran ekonomi di Jombang. ”Dengan adanya usaha ini bisa merekrut tenaga kerja, Insya Allah kalau sudah ada fasilitas seperti ini produksi akan meningkat. Karena hasil akhir (sisa pengolahan slag, Red) juga sudah kita fasilitasi, diterima oleh pabrik semen. Sekarang sudah berlangsung dan berjalan,” lanjut dia.

Mengingat keberlangsungan usaha memiliki banyak nilai positif, sehingga perlu adanya kekompakan dan kolaborasi antaranggota koperasi untuk saling mengembangkan produk. ”Berusaha dan jangan sampai ada persaingan tidak sehat. Koperasi bisa berjalan dengan baik, sehingga setiap tahun harus ada RAT (Rapat Anggota Tahunan) sesuai ketentuan perundangan koperasi,” tutur Mundjidah.

Selain itu diperlukan manajemen yang sehat, bisa menggerakkan kegiatan anggota koperasi untuk bersama memajukan usaha. ”Pemerintah daerah sudah bisa memfasilitasi tempat produksi, sehingga manajemen organisasi harus ditata,” kata Mundjidah. (fid/naz/riz)






Reporter: Ainul Hafidz

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/