alexametrics
22.1 C
Jombang
Monday, August 8, 2022

Virus Korona Hambat Koordinasi Persiapan Proyek Jembatan Baru Ploso

JOMBANG – Rencana pemerintah melanjutkan proyek pembangunan jembatan baru Ploso tak berjalan mulus. Proses koordinasi terkait persiapan pengerjaan proyek senilai Rp 147 terganggu akibat wabah virus korona.

Muhammad Rakhmat Sunendar Kabid Bina Marga Dinas PUPR Jombang menerangkan, minggu lalu sudah ada undangan dari Pemprov Jatim yang diterima pemkab. “Harusnya minggu kemarin mau ada rapat pertemuan lagi di provinsi, tetapi ditunda dulu karena kondisi seperti ini, jadi sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan,” katanya dikonfirmasi kemarin (23/3)

Dijelaskan, pertemuan itu menindaklanjuti rapat sebelumnya terkait sarana utilitas. “Jadi yang menjadi perhatian kemarin itu utilitas milik BUMN, lainnya bagi teman-teaman pusat insyaallah belum sebegitu urgent,” imbuh dia.

Baca Juga :  Bupati Hj Mundjidah Wahab Minta Antisipasi Bencana

Dikatakan, adanya pengerjaan proyek jembatan baru nantinya berdampak pada sejumlah fasilitas. Mulai dari jaringan kabel listrik, telekomunikasi, pipa PDAM. “Lokasinya ada di pertigaan, masing-masing di utara dan selatan sungai akan dipindah,” bebernya.

Selain itu, saluran sekunder milik BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Brantas juga terdampak. ”Ada beberapa item yang dititik beratkan segera diselesaikan sebelum pengerjaan dimulai,” imbuhnya.

Saat ini pihaknya masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari Pemprov Jatim.Meski begitu, dia menegaskan proses lelang masih tetap berjalan. “Lelang masih jalan, terkecuali pertemuan tertentu yang ditunda, karena kondisi seperti ini jadi belum tahu ke depannya bagaimana,” pungkas Nendar. (*)

- Advertisement -

JOMBANG – Rencana pemerintah melanjutkan proyek pembangunan jembatan baru Ploso tak berjalan mulus. Proses koordinasi terkait persiapan pengerjaan proyek senilai Rp 147 terganggu akibat wabah virus korona.

Muhammad Rakhmat Sunendar Kabid Bina Marga Dinas PUPR Jombang menerangkan, minggu lalu sudah ada undangan dari Pemprov Jatim yang diterima pemkab. “Harusnya minggu kemarin mau ada rapat pertemuan lagi di provinsi, tetapi ditunda dulu karena kondisi seperti ini, jadi sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan,” katanya dikonfirmasi kemarin (23/3)

Dijelaskan, pertemuan itu menindaklanjuti rapat sebelumnya terkait sarana utilitas. “Jadi yang menjadi perhatian kemarin itu utilitas milik BUMN, lainnya bagi teman-teaman pusat insyaallah belum sebegitu urgent,” imbuh dia.

Baca Juga :  DLH Jombang Segera Cek Lokasi Aktivitas Galian Baru

Dikatakan, adanya pengerjaan proyek jembatan baru nantinya berdampak pada sejumlah fasilitas. Mulai dari jaringan kabel listrik, telekomunikasi, pipa PDAM. “Lokasinya ada di pertigaan, masing-masing di utara dan selatan sungai akan dipindah,” bebernya.

Selain itu, saluran sekunder milik BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Brantas juga terdampak. ”Ada beberapa item yang dititik beratkan segera diselesaikan sebelum pengerjaan dimulai,” imbuhnya.

Saat ini pihaknya masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari Pemprov Jatim.Meski begitu, dia menegaskan proses lelang masih tetap berjalan. “Lelang masih jalan, terkecuali pertemuan tertentu yang ditunda, karena kondisi seperti ini jadi belum tahu ke depannya bagaimana,” pungkas Nendar. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/