Jumat, 03 Dec 2021
Radar Jombang
Home / Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

DPRD Jombang Sarankan UMK 2022 Dihitung Lagi

25 November 2021, 17: 53: 35 WIB | editor : Rojiful Mamduh

DPRD Jombang Sarankan UMK 2022 Dihitung Lagi

Share this      

JOMBANG - Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi, menyampaikan ketetapan hasil mediasi Dewan Pengupahan tetap tidak bisa menaikkan UMK tahun 2022. Hal ini karena UMK Kabupaten Jombang sudah di atas batas.

”Kami sebagai anggota DPRD tidak bisa memutuskan untuk naik tidanya UMK. Karena ini menjadi kewenangan dari dewan pengupahan,” ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin (24/11). Untuk mengurai permasalahan yang ada pihaknya sudah memfasilitasi dengan melakukan mediasi, sekaligus mempertemukan antara asosiasi buruh dengan dewan pengupahan.  

Selain itu, pihaknya juga meminta untuk dewan pengupahan menghitung kembali nilai UMK. Penghitungan kembali ini bisa berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur atau Kementerian Ketenagakerjaan. ”Jadi nanti pemerintah akan melakukan koordinasi dengan Pemprov dan Kementerian Ketenagakerjaan,” tegas dia.

Baca juga: Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang Ajak Buruh Gempur Rokok Ilegal

Dikonfirmasi terpisah, Senen Pj Sekda Jombang menambahkan, hasil mediasi dewan pengupahan tidak bisa memberikan kenaikan UMK, sebagaimana yang menjadi tuntutan kaum buruh. ”Jadi dewan pengupahan tidak bisa,” katanya.

Hal ini karena UMK di Kabupaten Jombang sudah melebihi batas atas. ”Itu juga sudah diatur pada PP 36/2021 tentang Pengupahan,” tegas Senen seraya menyebut akan segera berkoordinasi.

(jo/yan/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia