26.9 C
Jombang
Wednesday, February 8, 2023

Pembangunan Sentra PKL Ahmad Dahlan Mulai Dianggarkan Tahun Ini

JOMBANG – Proyek pembangunan sentra pedagang kaki lima (PKL) di Jalan KH Ahmad Dahlan mulai ada titik terang. Pemkab, menganggarkan kegiatan fisik tahun ini, perencanaan juga tengah dilakukan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwignyo mengatakan, tahun ini pemkab sudah merencanakan lahan yang sudah bebas bakal dilanjutkan pekerjaan fisik. ”Untuk 2023 yang PKL Insya Allah mulai perencanaan. Kita masih pada proses persiapan pelaksanaan secara panjang pembangunan relokasi PKL,” kata Suwignyo dikonfirmasi, Selasa (24/1) kemarin.

Meski pengadaan lahan tak sepenuhnya berjalan mulus lantaran ada keberatan dari salah satu pemilik lahan, Suwignyo menegaskan pembangunan jalan terus. ”Pemkab sudah mempersiapkan rencana pembangunan,” imbuhnya.

Saat ditanya alokasi anggaran yang disiapkan untuk kegiatan pembangunan sentra PKL, Suwignyo belum bisa menyebutkan. ”Jadi tahun ini Insya Allah ada dari APBD, untuk berapa pastinya masih di bidang saya belum tahu,” imbuh dia.

Baca Juga :  Uniknya Lukisan Pasir di Jombang, Dibuat di Triplek, Ambil Pasir dari Pantai

Alasannya, karena untuk pekerjaan fisik saat ini masih dalam tahap perencanaan. ”Karena begini, kita masih mau membicarakan atau melihat gambar dan sebagainya dulu,” lanjut Suwignyo.

Karena itu, menurut Suwignyo, dijadwalkan ada pertemuan antarOPD dihelat hari ini. ”Jadi sudah dimulai besok (hari ini) membicarakan itu bagaimana, kita bikin agendanya juga. Karena besok rapat sama Bappeda juga,” tutur dia.

Ditanya apakah perwakilan PKL juga dilibatkan dalam pertemuan itu, Suwignyo menyebut pertemuan tak melibatkan perwakilan pedagang ataupun paguyuban. ”Kalau sama teman-teman PKL nggak ada urusannya, misalkan dibangun mereka direlokasi ke situ. Karena untuk yang ini berbeda dengan pasar,” ujar Suwignyo.

Sebab, lanjut dia, rencana dibangunnya sentra PKL itu selain memfasilitasi para pedagang juga sebagai upaya menata area Jombang kota. ”Karena harapan ibu bupati bisa menjadi tempat rekreasi juga, jadi semacam menarik masyarakat. Karena kita perlu tempat yang nyaman untuk PKL, pedagang bisa nyaman berjualan, pembeli juga bisa sekalian rekreasi,” kata Suwignyo.

Baca Juga :  ASN Boleh WFH Seminggu, Bupati : Asal Mudik atau Sakit

Seperti diberitakan sebelumnya, proses pengadaan lahan untuk sentra PKL di Jalan KH Ahmad Dahlan tak berjalan mulus. Menyusul salah satu pemilik lahan enggan melepas tanahnya. Sehingga sebagian anggaran tak terserap dan dikembalikan ke kas daerah.

Untuk diketahui, pemkab bakal membangun sentra PKL di Jalan KH Ahmad Dahlan. Lahan yang dibutuhkan mencapai 2 hektare. Tahap pertama dialokasikan anggaran mencapai Rp 7,7 miliar dari APBD 2021. Luas lahan yang dibebaskan sekitar 1.470 meter persegi. Tahap kedua dialokasikan angaran Rp 17,4 miliar. Luas lahan yang dibebaskan sekitar 6.480 meter persegi. Tahap ketiga dialokasikan anggaran Rp 16,7 miliar untuk membebaskan lahan seluas 6.327 meter persegi. (fid/naz/riz)






Reporter: Ainul Hafidz

JOMBANG – Proyek pembangunan sentra pedagang kaki lima (PKL) di Jalan KH Ahmad Dahlan mulai ada titik terang. Pemkab, menganggarkan kegiatan fisik tahun ini, perencanaan juga tengah dilakukan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwignyo mengatakan, tahun ini pemkab sudah merencanakan lahan yang sudah bebas bakal dilanjutkan pekerjaan fisik. ”Untuk 2023 yang PKL Insya Allah mulai perencanaan. Kita masih pada proses persiapan pelaksanaan secara panjang pembangunan relokasi PKL,” kata Suwignyo dikonfirmasi, Selasa (24/1) kemarin.

Meski pengadaan lahan tak sepenuhnya berjalan mulus lantaran ada keberatan dari salah satu pemilik lahan, Suwignyo menegaskan pembangunan jalan terus. ”Pemkab sudah mempersiapkan rencana pembangunan,” imbuhnya.

Saat ditanya alokasi anggaran yang disiapkan untuk kegiatan pembangunan sentra PKL, Suwignyo belum bisa menyebutkan. ”Jadi tahun ini Insya Allah ada dari APBD, untuk berapa pastinya masih di bidang saya belum tahu,” imbuh dia.

Baca Juga :  Malam Tahun Baru Positif, Gus Sentot Apresiasi GP Ansor Diwek

Alasannya, karena untuk pekerjaan fisik saat ini masih dalam tahap perencanaan. ”Karena begini, kita masih mau membicarakan atau melihat gambar dan sebagainya dulu,” lanjut Suwignyo.

Karena itu, menurut Suwignyo, dijadwalkan ada pertemuan antarOPD dihelat hari ini. ”Jadi sudah dimulai besok (hari ini) membicarakan itu bagaimana, kita bikin agendanya juga. Karena besok rapat sama Bappeda juga,” tutur dia.

Ditanya apakah perwakilan PKL juga dilibatkan dalam pertemuan itu, Suwignyo menyebut pertemuan tak melibatkan perwakilan pedagang ataupun paguyuban. ”Kalau sama teman-teman PKL nggak ada urusannya, misalkan dibangun mereka direlokasi ke situ. Karena untuk yang ini berbeda dengan pasar,” ujar Suwignyo.

Sebab, lanjut dia, rencana dibangunnya sentra PKL itu selain memfasilitasi para pedagang juga sebagai upaya menata area Jombang kota. ”Karena harapan ibu bupati bisa menjadi tempat rekreasi juga, jadi semacam menarik masyarakat. Karena kita perlu tempat yang nyaman untuk PKL, pedagang bisa nyaman berjualan, pembeli juga bisa sekalian rekreasi,” kata Suwignyo.

Baca Juga :  Dinas PUPR Komitmen Integrasikan Program Kerja Sesuai RPJMD dan Perda RTRW

Seperti diberitakan sebelumnya, proses pengadaan lahan untuk sentra PKL di Jalan KH Ahmad Dahlan tak berjalan mulus. Menyusul salah satu pemilik lahan enggan melepas tanahnya. Sehingga sebagian anggaran tak terserap dan dikembalikan ke kas daerah.

Untuk diketahui, pemkab bakal membangun sentra PKL di Jalan KH Ahmad Dahlan. Lahan yang dibutuhkan mencapai 2 hektare. Tahap pertama dialokasikan anggaran mencapai Rp 7,7 miliar dari APBD 2021. Luas lahan yang dibebaskan sekitar 1.470 meter persegi. Tahap kedua dialokasikan angaran Rp 17,4 miliar. Luas lahan yang dibebaskan sekitar 6.480 meter persegi. Tahap ketiga dialokasikan anggaran Rp 16,7 miliar untuk membebaskan lahan seluas 6.327 meter persegi. (fid/naz/riz)






Reporter: Ainul Hafidz

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/