alexametrics
22.5 C
Jombang
Saturday, June 25, 2022

Rehab Pasar Pon, Ini Titik dan Jumlah Pedagang yang Akan Direlokasi

JOMBANG – Rencana pemkab merehab Pon Jombang tak bisa menyentuh keseluruhan. Pasalnya anggaran yang ada terbatas. Sehingga pembangunan hanya difokuskan di sisi tertentu di kawasan pasar. Ratusan pedagang juga akan direlokasi selama proses perbaikan.

Hari Oetomo, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang mengatakan, saat ini terus memantapkan perencanaan pembangunan pasar Pon Jombang. Menilik anggaran yang ada, pembangunan nantinya tidak bisa menyentuh keseluruhan. ”Karena anggarannya Rp 5 miliar, kita tidak bisa membangun seluruhnya. Untuk pasar Pon yang akan dibangun adalah sisi barat laut, atau sudut utara barat,” terang Hari.

Lokasi yang akan direhab, adalah lapak-lapak yang selama ini ditempati penjual daging ayam juga ayam hidup. ”Di situ kan menumpuk ya, ada yang jual daging ayam, ayam hidup juga, terus ada PKL juga,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkab Sambut Positif Pembangunan Jaringan Gas 6.137 Rumah

Selama pembangunan, nantinya para pedagang tetap bisa berjualan, hanya saja mereka akan menempati lapak sementara. Lokasinya masih di kawasan pasar. ”Yang terdata ada 175 pedagang di sana (yang direlokasi,Red). Lokasi pindahnya nanti di parkiran depan pasar, di dekat jalan raya itu,” tambahnya.

Hari juga menyebut, sosialisasi dan pemberitahuan awal sudah dilakukan pihaknya kepada para pedagang. Kendati demikian, untuk proses perpindahan itu masih akan menunggu proses pembangunan lapak sementara. ”Untuk pindahnya belum, karena kontrak pembuatan kios pindahan itu satu paket dengan pembangunan nantinya,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemkab berencana merehab tiga pasar tradisional. Masing-masing pasar Perak, pasar Tunggorono dan pasar Pon. Anggaran bersumber BK Pemprov Jatim sebesar Rp 15 miliar. (riz/naz/riz)

Baca Juga :  Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab Lantik 15 Pejabat
- Advertisement -

JOMBANG – Rencana pemkab merehab Pon Jombang tak bisa menyentuh keseluruhan. Pasalnya anggaran yang ada terbatas. Sehingga pembangunan hanya difokuskan di sisi tertentu di kawasan pasar. Ratusan pedagang juga akan direlokasi selama proses perbaikan.

Hari Oetomo, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang mengatakan, saat ini terus memantapkan perencanaan pembangunan pasar Pon Jombang. Menilik anggaran yang ada, pembangunan nantinya tidak bisa menyentuh keseluruhan. ”Karena anggarannya Rp 5 miliar, kita tidak bisa membangun seluruhnya. Untuk pasar Pon yang akan dibangun adalah sisi barat laut, atau sudut utara barat,” terang Hari.

Lokasi yang akan direhab, adalah lapak-lapak yang selama ini ditempati penjual daging ayam juga ayam hidup. ”Di situ kan menumpuk ya, ada yang jual daging ayam, ayam hidup juga, terus ada PKL juga,” tambahnya.

Baca Juga :  Ditinggal Kunker ke Jateng, Gedung DPRD Jombang Kosong

Selama pembangunan, nantinya para pedagang tetap bisa berjualan, hanya saja mereka akan menempati lapak sementara. Lokasinya masih di kawasan pasar. ”Yang terdata ada 175 pedagang di sana (yang direlokasi,Red). Lokasi pindahnya nanti di parkiran depan pasar, di dekat jalan raya itu,” tambahnya.

Hari juga menyebut, sosialisasi dan pemberitahuan awal sudah dilakukan pihaknya kepada para pedagang. Kendati demikian, untuk proses perpindahan itu masih akan menunggu proses pembangunan lapak sementara. ”Untuk pindahnya belum, karena kontrak pembuatan kios pindahan itu satu paket dengan pembangunan nantinya,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemkab berencana merehab tiga pasar tradisional. Masing-masing pasar Perak, pasar Tunggorono dan pasar Pon. Anggaran bersumber BK Pemprov Jatim sebesar Rp 15 miliar. (riz/naz/riz)

Baca Juga :  Pemkab Sambut Positif Pembangunan Jaringan Gas 6.137 Rumah

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/