alexametrics
22.4 C
Jombang
Saturday, June 25, 2022

Perbaiki Sistem Irigasi Pertanian, Dinas PUPR Perbaiki Bendung Gembrong

JOMBANG – Dinas PUPR Jombang mulai mengebut perbaikan bendung Gembrong di Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno. Pasalnya, kerusakan bendung sangat menganggu sistem irigasi pertanian di wilayah sekitar. Perbaikan dilakukan dengan memasang bronjong.

Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi menuturkan, usai jebolnya bendung gembrong pada 10 Maret 2022 lalu, banyak petani mengeluhkan pasokan air untuk irigasi sawahnya terganggu. Petani berharap segera ada perbaikan. ”Jadi puasa Ramadan kemarin petani berharap segera diperbaiki, mereka juga siap membantu,” kata Bayu kepada Jawa Pos Radar Jombang, Rabu (18/5) kemarin.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya menggelar pertemuan dengan Hippa (Himpunan petani pemakai air) desa setempat. Salah satunya membahas teknis perbaikan bendung. ”Ada kerja sama dengan kita, dikerjakan swadaya antara Hippa dengan PUPR,” imbuh dia.

Baca Juga :  Pemkab Jombang Perpanjang Status Darurat Covid-19 Hingga 29 Juli

Penanganan, nantinya menggunakan pasangan bronjong di titik bangunan yang jebol. ”Jadi (perbaikan,Red) di bendungnya itu kira-kira 8 meter. Karena, talud kanan dan kiri tidak apa-apa, bangunan yang melintang saja yang kemarin jebol,” lanjut dia.

Untuk mempercepat proses perbaikan bendung, sejumlah keperluan material segera dikirim ke lokasi. Ditarget dalam waktu dekat bisa kelar. ”Mulai efektif di lapangan hari ini (kemarin, Red), untuk keperluannya sudah dikirim sebelum Lebaran,” papar dia.

Dijelaskan, fungsi bendung gembrong begitu vital. Terutama untuk mengairi areal pertanian di wilayah setempat. Sebab, membawahi hingga puluhan hektare sawah. ”Jadi manfaatnya untuk 75 hektare lahan pertanian di Japanan,” kata Bayu. (fid/naz/riz)






Reporter: Ainul Hafidz
- Advertisement -

JOMBANG – Dinas PUPR Jombang mulai mengebut perbaikan bendung Gembrong di Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno. Pasalnya, kerusakan bendung sangat menganggu sistem irigasi pertanian di wilayah sekitar. Perbaikan dilakukan dengan memasang bronjong.

Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi menuturkan, usai jebolnya bendung gembrong pada 10 Maret 2022 lalu, banyak petani mengeluhkan pasokan air untuk irigasi sawahnya terganggu. Petani berharap segera ada perbaikan. ”Jadi puasa Ramadan kemarin petani berharap segera diperbaiki, mereka juga siap membantu,” kata Bayu kepada Jawa Pos Radar Jombang, Rabu (18/5) kemarin.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya menggelar pertemuan dengan Hippa (Himpunan petani pemakai air) desa setempat. Salah satunya membahas teknis perbaikan bendung. ”Ada kerja sama dengan kita, dikerjakan swadaya antara Hippa dengan PUPR,” imbuh dia.

Baca Juga :  Bupati Hj Mundjidah Wahab Usulkan Satu Nama Plt Sekda Jombang

Penanganan, nantinya menggunakan pasangan bronjong di titik bangunan yang jebol. ”Jadi (perbaikan,Red) di bendungnya itu kira-kira 8 meter. Karena, talud kanan dan kiri tidak apa-apa, bangunan yang melintang saja yang kemarin jebol,” lanjut dia.

Untuk mempercepat proses perbaikan bendung, sejumlah keperluan material segera dikirim ke lokasi. Ditarget dalam waktu dekat bisa kelar. ”Mulai efektif di lapangan hari ini (kemarin, Red), untuk keperluannya sudah dikirim sebelum Lebaran,” papar dia.

Dijelaskan, fungsi bendung gembrong begitu vital. Terutama untuk mengairi areal pertanian di wilayah setempat. Sebab, membawahi hingga puluhan hektare sawah. ”Jadi manfaatnya untuk 75 hektare lahan pertanian di Japanan,” kata Bayu. (fid/naz/riz)






Reporter: Ainul Hafidz

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/