alexametrics
22.4 C
Jombang
Saturday, June 25, 2022

Dinas PUPR Jombang Cegah Genangan dengan Normalisasi Bahu Jalan

JOMBANG – Dinas PUPR Jombang, terus berupaya menjaga kemantapan jalan. Di antaranya dengan melakukan normalisasi bahu jalan. Itu dilakukan agar air bisa mengalir ke saluran, sehingga tidak menggenang.

Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi mengatakan, upaya menjaga kemantapan jalan terus dilakukan. ”Jadi selain kita kerjakan tutup lubang juga menjaga kemantapan jalan, salah satunya normalisasi bahu jalan,” kata Bayu kepada Jawa Pos Radar Jombang, Rabu (18/5) kemarin.

Dijelaskan, normalisasi dilakukan, yakni membersihkan setiap bahu jalan. Utamanya yang tumbuh semak belukar hingga rumput liar. ”Artinya ketika ada tanaman yang agak tinggi, air tidak bisa mengalir ke saluran,” imbuh dia.

Akibatnya, lanjut Bayu memicu munculnya genangan air di badan jalan. Kondisi itu memicu makin rusaknya jalan kabupaten. ”Karena kalau menggenang mengakibatkan kerusakan pada badan jalan. Ketika ada genangan lalu kena muatan (kendaraan, Red) akhirnya muncul lubang,” ujar Bayu.

Baca Juga :  Proyek Box Culvert Jalan Adityawarman Rp 36 Miliar Segera Dilelang

Dikatakan, ada beberapa ruas yang kini sudah dikerjakan. Untuk sementara diutamakan di Kecamatan Diwek. ”Jadi yang menjadi prioritas kami hari ini (kemarin, Red) ruas Diwek-Brambang, kemarin ruas Cukir-Godong,” terang dia.

Normalisasi bahu jalan dilakukan secara bertahap. Seiring hujan masih turun di wilayah Jombang dan sekitarnya. ”Ketika di wilayah Diwek selesai kita lanjutkan ke ruas atau tempat lain,” lanjut Bayu.

Diharapkan dengan adanya penanganan itu, kondisi jalan kabupaten tak semakin rusak. ”Intinya supaya air bisa mengalir ke saluran, tanpa ada hambatan,” kata Bayu. (fid/naz/riz)






Reporter: Ainul Hafidz
- Advertisement -

JOMBANG – Dinas PUPR Jombang, terus berupaya menjaga kemantapan jalan. Di antaranya dengan melakukan normalisasi bahu jalan. Itu dilakukan agar air bisa mengalir ke saluran, sehingga tidak menggenang.

Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi mengatakan, upaya menjaga kemantapan jalan terus dilakukan. ”Jadi selain kita kerjakan tutup lubang juga menjaga kemantapan jalan, salah satunya normalisasi bahu jalan,” kata Bayu kepada Jawa Pos Radar Jombang, Rabu (18/5) kemarin.

Dijelaskan, normalisasi dilakukan, yakni membersihkan setiap bahu jalan. Utamanya yang tumbuh semak belukar hingga rumput liar. ”Artinya ketika ada tanaman yang agak tinggi, air tidak bisa mengalir ke saluran,” imbuh dia.

Akibatnya, lanjut Bayu memicu munculnya genangan air di badan jalan. Kondisi itu memicu makin rusaknya jalan kabupaten. ”Karena kalau menggenang mengakibatkan kerusakan pada badan jalan. Ketika ada genangan lalu kena muatan (kendaraan, Red) akhirnya muncul lubang,” ujar Bayu.

Baca Juga :  Data Ganda Dinilai Jadi Biang Kerok Pengembalian Bansos di Jombang

Dikatakan, ada beberapa ruas yang kini sudah dikerjakan. Untuk sementara diutamakan di Kecamatan Diwek. ”Jadi yang menjadi prioritas kami hari ini (kemarin, Red) ruas Diwek-Brambang, kemarin ruas Cukir-Godong,” terang dia.

Normalisasi bahu jalan dilakukan secara bertahap. Seiring hujan masih turun di wilayah Jombang dan sekitarnya. ”Ketika di wilayah Diwek selesai kita lanjutkan ke ruas atau tempat lain,” lanjut Bayu.

- Advertisement -

Diharapkan dengan adanya penanganan itu, kondisi jalan kabupaten tak semakin rusak. ”Intinya supaya air bisa mengalir ke saluran, tanpa ada hambatan,” kata Bayu. (fid/naz/riz)






Reporter: Ainul Hafidz

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/