alexametrics
31.1 C
Jombang
Wednesday, May 25, 2022

DPPKB PPPA Jombang Raih APE Kategori Utama

JOMBANG – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB-PPPA) Jombang kembali meraih penghargaan anugerah Prahita Ekapraya (APE) 2021 kategori utama.

”Alhamdulillah masih bertahan di kategori utama, mudah-mudahan tahun depan bisa ke kategori mentor,” ungkap Nurkamalia, Kepala DPPKB-PPPA Jombang kemarin.

Penghargaan diserahkan secara virtual Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) diterima Penjabat Sekdakab Senen di Jombang Command Center (JCC) kemarin (13/10).

Predikat utama diterima sejak 2019, dan bertahan hingga sekarang. Menurut Nurkamalia ini berkat sinergitas dari seluruh stakeholder di Kabupaten Jombang. Utamanya kerja sama dengan tim driver, yaitu kepala Bappeda, Inspektorat, BPKAD, DPPKB-PPPA, DPMD. ”Karena harapan kami sampai ke desa melalui organisasi wanita. Supaya seluruh OPD menganggarkan kegiatan yang responsif gender,” kata Nurkamalia.

Baca Juga :  Pemdes Sukosari Klaim Sudah Kembalikan Bansos yang Sempat Dipotong

Kegiatan yang responsif gender sudah dilaksanakan di seluruh kecamatan, hingga ke desa-desa. Tahun ini yang sudah menganggarkan anggaran yang responsif gender dari dana desa ada 119 desa.

Saat ini juga ada Perda Nomor 11/2021 tentang Pengarusutamaan Gender. ”Harapannya bisa diimplementasikan ke tingkat desa,” jelas Nurkamalia.

Tindak lanjut dari perda, DPPKB PPPA Jombang juga melaksanakan pembentukan desa ramah perempuan peduli anak responsif gender di 150 desa. ”Ini inovasi yang disampaikan bupati wabup dalam mempercepat dan mewujudkan Kabupaten Jombang yang responsif gender, mungkin di Indonesia hanya Jombang yang memiliki program ini,” jelasnya.

Nurkamalia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder dari organisasi perempuan, PKK, Muslimat, Fatayat, Aisyiyah, WKRI, GOW, WCC, LPA, KPI. ”Terima kasih sudah mendukung pemberdayaan perempuan di Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

Baca Juga :  Dua Pertemuan Berakhir Buntu, Pemilihan KDAW Gebangbunder Masih Buram

- Advertisement -

JOMBANG – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB-PPPA) Jombang kembali meraih penghargaan anugerah Prahita Ekapraya (APE) 2021 kategori utama.

”Alhamdulillah masih bertahan di kategori utama, mudah-mudahan tahun depan bisa ke kategori mentor,” ungkap Nurkamalia, Kepala DPPKB-PPPA Jombang kemarin.

Penghargaan diserahkan secara virtual Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) diterima Penjabat Sekdakab Senen di Jombang Command Center (JCC) kemarin (13/10).

Predikat utama diterima sejak 2019, dan bertahan hingga sekarang. Menurut Nurkamalia ini berkat sinergitas dari seluruh stakeholder di Kabupaten Jombang. Utamanya kerja sama dengan tim driver, yaitu kepala Bappeda, Inspektorat, BPKAD, DPPKB-PPPA, DPMD. ”Karena harapan kami sampai ke desa melalui organisasi wanita. Supaya seluruh OPD menganggarkan kegiatan yang responsif gender,” kata Nurkamalia.

Baca Juga :  Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab Ajak Istiqamah Santuni Yatim

Kegiatan yang responsif gender sudah dilaksanakan di seluruh kecamatan, hingga ke desa-desa. Tahun ini yang sudah menganggarkan anggaran yang responsif gender dari dana desa ada 119 desa.

Saat ini juga ada Perda Nomor 11/2021 tentang Pengarusutamaan Gender. ”Harapannya bisa diimplementasikan ke tingkat desa,” jelas Nurkamalia.

- Advertisement -

Tindak lanjut dari perda, DPPKB PPPA Jombang juga melaksanakan pembentukan desa ramah perempuan peduli anak responsif gender di 150 desa. ”Ini inovasi yang disampaikan bupati wabup dalam mempercepat dan mewujudkan Kabupaten Jombang yang responsif gender, mungkin di Indonesia hanya Jombang yang memiliki program ini,” jelasnya.

Nurkamalia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder dari organisasi perempuan, PKK, Muslimat, Fatayat, Aisyiyah, WKRI, GOW, WCC, LPA, KPI. ”Terima kasih sudah mendukung pemberdayaan perempuan di Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

Baca Juga :  Proyek RSUD Ploso Belum Rampung, Denda Keterlambatan Berjalan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/