Lebaran, Warga Utara Brantas Disuguhi Jalan Rusak

11
kondisi jalan yang rusak berat di ruas Rejoagung-Purisemanding

JOMBANG – Kondisi jalan penghubung Kecamatan Ploso dan Plandaan rusak berat (8/5). Terlihat permukaan aspal sudah tak beraturan lantaran dipenuhi kubangan sana-sini. Kondisi jalan yang rusak ini, jadi suguhan buat warga yang sedang anjangsana ke rumah keluarganya dan melintas di jalan ini pada momen lebaran.

Pantauan di lokasi, tampak kerusakan cukup parah terasa saat melewati Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso menuju Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan. di sejumlah titiknya, pengendara terpaksa harus bergantian melintas untuk menghindari jalan berlubang. ”Ini sepertinya kerusakan paling parah sejak setahun terakhir,’’ ujar Sutaji, 74, salah satu pengendara.

Warga mengeluhkan dengan kondisi jalan yang tak kunjung ada perbaikan. Apalagi pada momentum hari raya Idul Fitri banyak warga dari Kecamatan Ploso dan Plandaan yang melintas jalan tersebut untuk anjangsana. ”Orang sini ngeluh semua, jalannya rusak parah,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Morosunggingan Bikin Pengendara Wajib Mlipir

Dijelaskan, jalan tersebut ditengarai rusak gegara dilalui kendaraan pengangkut material proyek jembatan Ploso. ”Setelah itu rusak parah seperti ini,’’ tambahnya.

Jalan tersebut, lanjutnya, sudah sering kali diukur petugas dari dinas terkait. Namun hingga sekarang tak kunjung ada perbaikan yang dilakukan. ”Padahal ini aksesnya kan sangat penting untuk menghubungkan Kecamatan Ploso dan Plandaan,’’ pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sugeng Kades Rejoagung membenarkan ruas jalan kabupaten penghubung Kecamatan Plandaan tersebut rusak. ”Ya memang kondisinya rusak,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Sesuai informasi yang diterima, jalan tersebut akan diperbaiki tahun ini, namun kapan pastinya ia belum tahu. ”Rencananya tahun ini diperbaiki Dinas PUPR Jombang. Namun bulan apa saya kurang paham,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Punya Opsi Tiga Lokasi, Proses Negosiasi

Sugeng menambahkan, jalan tersebut rusak karena sering kebanjiran. Diakui, wilayahnya sering direndam banjir ketika musim hujan. Selain itu, ia juga mengakui kerusakan juga dikarenakan digunakan akses proyek jembatan baru Ploso. ”Ya ada beberapa faktor, selain karena banjir juga dikarenakan lewat kendaraan proyek,’’ pungkasnya.






Reporter: Anggi Fridianto