alexametrics
21.7 C
Jombang
Monday, August 8, 2022

Bupati Hj Mundjidah Wahab Lantik Sembilan Kepala Desa

JOMBANG – Bupati Hj Mundjdah Wahab melantik sembilan kepala desa di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang, kemarin. Mundjidah berharap para kepala desa yang dilantik bisa benar-benar melayani masyarakat sekaligus mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa.

”Kepala desa adalah ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Oleh karena itu kades dituntut untuk memiliki pengetahuan yang lebih, sehingga mampu mengakomodir kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Peran kades sangat strategis dalam penyelenggaraan otonomi daerah. Tiap tahun, dana yang dikucurkan ke tiap desa lebih dari Rp 1 miliar. ”Ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk kemajuan desa,” pesan dia.

Kepala desa merupakan administrator pemerintah, masyarakat dan administrator pembangunan yang mempunyai peranan sangat penting dalam menumbuhkan, menggerakkan dan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk ikut aktif dalam kegiatan pembangunan desa.

”Dalam penyelenggaraan pemerintahan di desa, kades hendaknya menumbuhkembangkan partisipasi dan peran masyarakat dalam pemerintahan dan pembangunan. Pelayanan yang baik harus menjadi prioritas para kepala desa,” tegasnya.

Mundjidah minta kepala desa rukun dengan badan permusyawaratan desa (BPD). Agar bisa bekerjasama membangun desa secara maksimal. Kades harus memerhatikan hal-hal yang dapat menunjang pelaksanaan tupoksi selaku pemimpin desa. Kades juga harus mampu menyinergikan RPJMDes dengan RPJMD kabupaten.

Kades dan perangkat desa mesti mengelola keuangan desa secara cermat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemerintah desa juga mesti memberikan pelayanan dan pemberdayaan yang adil kepada masyarakat.

Prinsip dasar yang harus dipegang dalam pembangunan desa, yaitu pemberdayaan masyarakat dengan memberikan ruang yang luas kepada seluruh lapisan masyarakat.

Setiap pelaksanaan pembangunan desa agar dilaksanakan musyawarah terlebih dahulu untuk mendengar aspirasi dari masyarakat dengan tidak melupakan nilai integritas dan moralitas.

Karena integritas dan moralitas sangat penting untuk menjamin kepemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa. Pemimpin harus bertanggungjawab atas apa yang dilakukan untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

”Kepada para kepala desa yang baru, saya mengingatkan, terpilihnya saudara sebagai kepala desa pada proses  pemilihan  yang lalu, merupakan tonggak awal bagi saudara dalam melanjutkan upaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa,” tegas Mundjidah.

Seiring dengan perubahan regulasi yang mengatur tentang desa, saat ini desa tidak lagi hanya sebagai objek pembangunan pemerintah. Tetapi sebagai subjek pembangunan.

Konsekuensinya, desa diberikan dana yang cukup besar untuk dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat desa. Besarnya anggaran yang dikelola desa, harus mampu dimanfaatkan sebagai stimulan bagi pemerintah desa dan warga masyarakat, untuk meningkatkan partisipasi dan swadaya masyarakat setempat.

Baca Juga :  Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab Resmikan Kampung Tangguh

Dengan semakin banyaknya tenaga kerja yang terserap, lanjut dia, maka pengangguran di desa akan berkurang. Urbanisasi juga akan turun. Desa semakin maju, sehingga mampu meningkatkan pendapatan asli desa. Pengelolaan dana desa saat ini tengah menjadi perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk dari aparat penegak hukum.

”Oleh sebab itu saya mengharapkan seluruh stakeholders desa, terutama organisasi perangkat daerah terkait, yang mempunyai fungsi pembinaan, pengawasan, dan pemeriksaan atas penyelenggaraan pemerintahan desa, agar secara bersama–sama dan bersinergi melakukan pembinaan, mengarahkan, dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa,” tegas orang nomor satu di Jombang ini.

Sehingga terwujud tata kelola pemerintahan desa dan tata kelola keuangan desa yang berkualitas, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kepada kepala desa yang baru dilantik, Mundjdah minta  bekerja sungguh–sungguh dan penuh tanggung jawab sesuai dengan fungsi dan tugasnya. Sebagaimana peraturan perundang–undangan yang berlaku, serta tingkatan pelayanan serta kesejahteraan, sejak hari ini hingga enam tahun ke depan.

Sebagai unsur pemerintah, hendaknya selalu bekerjasama dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan kemasyarakatan di tingkat desa. Mundjidah juga menyampaikan delapan pesan kepada para kepala desa yang baru dilantik.

Pertama, seorang kepala desa harus rajin turun ke lapangan. Pastikan semua kegiatan program tepat sasaran, karena hal ini akan berpengaruh besar pada tingkat kepercayaan masyarakat pada kinerja seorang kepala desa. Semakin baik pelayanan yang diberikan, maka kepercayaan masyarakat juga akan meningkat.

Jika kepercayaan masyarakat baik, kepala desa akan lebih mudah menggerakkan swadaya dan semangat gotong royong warga, untuk melaksanakan pembangunan sehingga terwujud desa mandiri.

Kedua, senantiasa mengedepankan semangat dan prinsip kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas dan kerja berkualitas. Lakukan gerakan inovatif dalam menjalankan roda pemerintahan, yang muara akhirnya tetap dan harus diarahkan pada upaya percepatan terwujudnya visi Kabupaten Jombang.

Ketiga, bekerjalah secara profesional, dengan dedikasi dan loyalitas yang sepenuhnya bagi kemakmuran masyarakat dan kemajuan desa, tanpa memandang aspek apapun. Layani masyarakat dengan sepenuh hati dan setulus hati, meskipun tetap harus mengedepankan sikap penuh kehati-hatian.

Keempat, lakukan pengawasan terhadap petugas pemungut pajak bumi dan bangunan, sehingga SPPT PBB-P2 benar-benar sampai ke wajib pajak, tidak menumpuk di kantor desa. Intensifkan pemungutan, sehingga wajib pajak dapat melaksanakan kewajiban membayar PBB pedesaan, dan perkotaan sebelum jatuh tempo, sehingga penerimaan PBB-P2 di desa masing-masing dapat lunas.

Baca Juga :  SIUP Tak Berlaku Efektif

Kelima, rajut terus semangat satu dalam kebhinekaan di tengah-tengah masyarakat. Jaga dan terus pelihara, agar keamanan dan ketertiban masyarakat senantiasa dalam situasi kondusif.

Keenam, sebagai kepala daerah, kami tidak ingin ada satupun kepala desa yang hari ini dilantik, terjerat hukum karena menyalahgunakan dana desa, ataupun hal-hal lain yang bertentangan dengan regulasi yang berkenaan dengan tugas, fungsi maupun kode etik yang harus dijunjung tinggi.

Ketujuh, sesama kepala desa, satu sama lain kami harapkan untuk senantiasa berkompetisi dalam mempercepat kemajuan dan keberhasilan pembangunan di desanya masing-masing.

Baik itu antar desa dalam satu kecamatan, maupun dengan desa di kecamatan lainnya di Jombang. Jadikan desa masing-masing minimal memiliki satu keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif yang bisa dibanggakan.

Kedelapan, pantau dan awasi setiap program atau kegiatan pembangunan pemerintah kecamatan, kabupaten, provinsi maupun nasional yang ada di desa masing-masing, sehingga pelaksanaannya tidak terjadi penyimpangan. Hasilnya berdaya serta berhasil guna.

Segera laporkan secara berjenjang bila ada hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan. Jangan justru didiamkan. Serta kerjasama tiga pilar di desa, antara kades, babinsa dan babinkamtibmas sehingga suasana berjalan aman dan kondusif.

Kesembilan, agar kepala desa segera bertindak cepat dalam mendukung kebijakan pemerintahan pusat, pemprov dan pemkab dalam percepatan penanggulangan Covid-19.

Dengan terisinya kades terpilih ini, setiap desa bisa segera menentukan langkah kebijakan terlebih pada masa pandemi Covid-19. Sehingga penanganan bisa lebih cepat di tiap desa dan warga tidak resah.

Jangan pernah lelah mensosialisasikan kepada warga tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan 3M. “Memakai masker jika keluar rumah, menjaga jarak minimal satu meter, dan mencuci tangan memakai sabun selama 20 detik) dimanapun dan kapanpun kita berada, karena perlu kita ingat bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir,” tegasnya.

Mundjidah juga menyampaikan selamat kepada para kepala desa yang baru dilantik. ”Mudah–mudahan semua kades yang dilantik hari ini menjadi kepala desa yang amanah. Selamat bekerja, semoga pelantikan hari ini menjadi awal pengabdian yang tulus ikhlas bagi saudara untuk membangun desa, dan menjadi ladang ibadah serta keberkahan,” pungkasnya.

- Advertisement -

JOMBANG – Bupati Hj Mundjdah Wahab melantik sembilan kepala desa di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang, kemarin. Mundjidah berharap para kepala desa yang dilantik bisa benar-benar melayani masyarakat sekaligus mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa.

”Kepala desa adalah ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Oleh karena itu kades dituntut untuk memiliki pengetahuan yang lebih, sehingga mampu mengakomodir kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Peran kades sangat strategis dalam penyelenggaraan otonomi daerah. Tiap tahun, dana yang dikucurkan ke tiap desa lebih dari Rp 1 miliar. ”Ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk kemajuan desa,” pesan dia.

Kepala desa merupakan administrator pemerintah, masyarakat dan administrator pembangunan yang mempunyai peranan sangat penting dalam menumbuhkan, menggerakkan dan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk ikut aktif dalam kegiatan pembangunan desa.

”Dalam penyelenggaraan pemerintahan di desa, kades hendaknya menumbuhkembangkan partisipasi dan peran masyarakat dalam pemerintahan dan pembangunan. Pelayanan yang baik harus menjadi prioritas para kepala desa,” tegasnya.

Mundjidah minta kepala desa rukun dengan badan permusyawaratan desa (BPD). Agar bisa bekerjasama membangun desa secara maksimal. Kades harus memerhatikan hal-hal yang dapat menunjang pelaksanaan tupoksi selaku pemimpin desa. Kades juga harus mampu menyinergikan RPJMDes dengan RPJMD kabupaten.

- Advertisement -

Kades dan perangkat desa mesti mengelola keuangan desa secara cermat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemerintah desa juga mesti memberikan pelayanan dan pemberdayaan yang adil kepada masyarakat.

Prinsip dasar yang harus dipegang dalam pembangunan desa, yaitu pemberdayaan masyarakat dengan memberikan ruang yang luas kepada seluruh lapisan masyarakat.

Setiap pelaksanaan pembangunan desa agar dilaksanakan musyawarah terlebih dahulu untuk mendengar aspirasi dari masyarakat dengan tidak melupakan nilai integritas dan moralitas.

Karena integritas dan moralitas sangat penting untuk menjamin kepemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa. Pemimpin harus bertanggungjawab atas apa yang dilakukan untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

”Kepada para kepala desa yang baru, saya mengingatkan, terpilihnya saudara sebagai kepala desa pada proses  pemilihan  yang lalu, merupakan tonggak awal bagi saudara dalam melanjutkan upaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa,” tegas Mundjidah.

Seiring dengan perubahan regulasi yang mengatur tentang desa, saat ini desa tidak lagi hanya sebagai objek pembangunan pemerintah. Tetapi sebagai subjek pembangunan.

Konsekuensinya, desa diberikan dana yang cukup besar untuk dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat desa. Besarnya anggaran yang dikelola desa, harus mampu dimanfaatkan sebagai stimulan bagi pemerintah desa dan warga masyarakat, untuk meningkatkan partisipasi dan swadaya masyarakat setempat.

Baca Juga :  Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab Resmikan Kampung Tangguh

Dengan semakin banyaknya tenaga kerja yang terserap, lanjut dia, maka pengangguran di desa akan berkurang. Urbanisasi juga akan turun. Desa semakin maju, sehingga mampu meningkatkan pendapatan asli desa. Pengelolaan dana desa saat ini tengah menjadi perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk dari aparat penegak hukum.

”Oleh sebab itu saya mengharapkan seluruh stakeholders desa, terutama organisasi perangkat daerah terkait, yang mempunyai fungsi pembinaan, pengawasan, dan pemeriksaan atas penyelenggaraan pemerintahan desa, agar secara bersama–sama dan bersinergi melakukan pembinaan, mengarahkan, dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa,” tegas orang nomor satu di Jombang ini.

Sehingga terwujud tata kelola pemerintahan desa dan tata kelola keuangan desa yang berkualitas, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kepada kepala desa yang baru dilantik, Mundjdah minta  bekerja sungguh–sungguh dan penuh tanggung jawab sesuai dengan fungsi dan tugasnya. Sebagaimana peraturan perundang–undangan yang berlaku, serta tingkatan pelayanan serta kesejahteraan, sejak hari ini hingga enam tahun ke depan.

Sebagai unsur pemerintah, hendaknya selalu bekerjasama dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan kemasyarakatan di tingkat desa. Mundjidah juga menyampaikan delapan pesan kepada para kepala desa yang baru dilantik.

Pertama, seorang kepala desa harus rajin turun ke lapangan. Pastikan semua kegiatan program tepat sasaran, karena hal ini akan berpengaruh besar pada tingkat kepercayaan masyarakat pada kinerja seorang kepala desa. Semakin baik pelayanan yang diberikan, maka kepercayaan masyarakat juga akan meningkat.

Jika kepercayaan masyarakat baik, kepala desa akan lebih mudah menggerakkan swadaya dan semangat gotong royong warga, untuk melaksanakan pembangunan sehingga terwujud desa mandiri.

Kedua, senantiasa mengedepankan semangat dan prinsip kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas dan kerja berkualitas. Lakukan gerakan inovatif dalam menjalankan roda pemerintahan, yang muara akhirnya tetap dan harus diarahkan pada upaya percepatan terwujudnya visi Kabupaten Jombang.

Ketiga, bekerjalah secara profesional, dengan dedikasi dan loyalitas yang sepenuhnya bagi kemakmuran masyarakat dan kemajuan desa, tanpa memandang aspek apapun. Layani masyarakat dengan sepenuh hati dan setulus hati, meskipun tetap harus mengedepankan sikap penuh kehati-hatian.

Keempat, lakukan pengawasan terhadap petugas pemungut pajak bumi dan bangunan, sehingga SPPT PBB-P2 benar-benar sampai ke wajib pajak, tidak menumpuk di kantor desa. Intensifkan pemungutan, sehingga wajib pajak dapat melaksanakan kewajiban membayar PBB pedesaan, dan perkotaan sebelum jatuh tempo, sehingga penerimaan PBB-P2 di desa masing-masing dapat lunas.

Baca Juga :  Pendaftaran PPPK untuk Tenaga Honorer Resmi Dibuka Sore Ini

Kelima, rajut terus semangat satu dalam kebhinekaan di tengah-tengah masyarakat. Jaga dan terus pelihara, agar keamanan dan ketertiban masyarakat senantiasa dalam situasi kondusif.

Keenam, sebagai kepala daerah, kami tidak ingin ada satupun kepala desa yang hari ini dilantik, terjerat hukum karena menyalahgunakan dana desa, ataupun hal-hal lain yang bertentangan dengan regulasi yang berkenaan dengan tugas, fungsi maupun kode etik yang harus dijunjung tinggi.

Ketujuh, sesama kepala desa, satu sama lain kami harapkan untuk senantiasa berkompetisi dalam mempercepat kemajuan dan keberhasilan pembangunan di desanya masing-masing.

Baik itu antar desa dalam satu kecamatan, maupun dengan desa di kecamatan lainnya di Jombang. Jadikan desa masing-masing minimal memiliki satu keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif yang bisa dibanggakan.

Kedelapan, pantau dan awasi setiap program atau kegiatan pembangunan pemerintah kecamatan, kabupaten, provinsi maupun nasional yang ada di desa masing-masing, sehingga pelaksanaannya tidak terjadi penyimpangan. Hasilnya berdaya serta berhasil guna.

Segera laporkan secara berjenjang bila ada hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan. Jangan justru didiamkan. Serta kerjasama tiga pilar di desa, antara kades, babinsa dan babinkamtibmas sehingga suasana berjalan aman dan kondusif.

Kesembilan, agar kepala desa segera bertindak cepat dalam mendukung kebijakan pemerintahan pusat, pemprov dan pemkab dalam percepatan penanggulangan Covid-19.

Dengan terisinya kades terpilih ini, setiap desa bisa segera menentukan langkah kebijakan terlebih pada masa pandemi Covid-19. Sehingga penanganan bisa lebih cepat di tiap desa dan warga tidak resah.

Jangan pernah lelah mensosialisasikan kepada warga tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan 3M. “Memakai masker jika keluar rumah, menjaga jarak minimal satu meter, dan mencuci tangan memakai sabun selama 20 detik) dimanapun dan kapanpun kita berada, karena perlu kita ingat bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir,” tegasnya.

Mundjidah juga menyampaikan selamat kepada para kepala desa yang baru dilantik. ”Mudah–mudahan semua kades yang dilantik hari ini menjadi kepala desa yang amanah. Selamat bekerja, semoga pelantikan hari ini menjadi awal pengabdian yang tulus ikhlas bagi saudara untuk membangun desa, dan menjadi ladang ibadah serta keberkahan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/