28 C
Jombang
Thursday, June 8, 2023

Dampak Kenaikan Harga BBM, 78.296 KPM di Jombang Bakal Terima BLT

JOMBANG – Pemerintah segera mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) untuk keluarga kurang mampu seiring naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Di Jombang sendiri, jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) yang akan menerima bantuan ada 78.296 orang. Semua diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 150 ribu.

Sekdakab Jombang Agus Purnomo menjelaskan, penyaluran BLT BBM tahap I akan disalurkan melalui Kantor Pos. ”Jumlah nilai bantuan Rp 150 ribu per bulan dan akan disalurkan dua bulan sekaligus, artinya setiap KPM akan menerima Rp 300 ribu,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin.

Dia mewanti-wanti agar siapapun termasuk perangkat desa tidak melakukan pemotongan atau pungutan BLT BBM. ”Jangan sampai ada pungutan dalam bentuk atau alasan apapun,’’ jelas dia.

Baca Juga :  Avanza Nyemplung Sungai Usai Tabrak Dua Motor di Jombang, Satu Tewas

Lantas kapan pencairan BLT BBM tersebut? Agus menegaskan, jadwal dan tempat penyaluran ditentukan masing-masing Kantor Pos. Pihak Kantor Pos yang akan berkoordinasi dengan kecamatan dan pemerintah desa. ”Untuk itu kami minta camat segera melakukan sosialisasi kepada pemerintah desa terkait pelaksanaan penyaluran BLT BBM tahap I,’’ jelasnya lagi.

Lebih jauh ia menyampaikan, BLT BBM tahap I merupakan bantuan dari Kemensos. Setiap KPM yang mengambil bantuan di Kantor Pos diwajibkan membawa KTP dan KK asli sebagai syarat administrasi penyaluran bantuan. ”Kalau misalkan KPM yang tercantum nama yang bersangkutan meninggal dunia, maka bisa dengan ahli waris. Untuk yang bekerja di luar kota atau berhalangan hadir dapat diwakilkan anggota keluarga yang berada dalam satu kepala keluarga (KK),’’ pungkas pria asli Lamongan ini. (ang/bin/riz)

Baca Juga :  Terkait Lelang Kendaraan Dinas, Belum Berani Pasang Target





Reporter: Anggi Fridianto

JOMBANG – Pemerintah segera mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) untuk keluarga kurang mampu seiring naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Di Jombang sendiri, jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) yang akan menerima bantuan ada 78.296 orang. Semua diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 150 ribu.

Sekdakab Jombang Agus Purnomo menjelaskan, penyaluran BLT BBM tahap I akan disalurkan melalui Kantor Pos. ”Jumlah nilai bantuan Rp 150 ribu per bulan dan akan disalurkan dua bulan sekaligus, artinya setiap KPM akan menerima Rp 300 ribu,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin.

Dia mewanti-wanti agar siapapun termasuk perangkat desa tidak melakukan pemotongan atau pungutan BLT BBM. ”Jangan sampai ada pungutan dalam bentuk atau alasan apapun,’’ jelas dia.

Baca Juga :  Blusukan ke Pasar di Bandung, Mendag Sebut Harga Migor Curah Sesuai HET

Lantas kapan pencairan BLT BBM tersebut? Agus menegaskan, jadwal dan tempat penyaluran ditentukan masing-masing Kantor Pos. Pihak Kantor Pos yang akan berkoordinasi dengan kecamatan dan pemerintah desa. ”Untuk itu kami minta camat segera melakukan sosialisasi kepada pemerintah desa terkait pelaksanaan penyaluran BLT BBM tahap I,’’ jelasnya lagi.

Lebih jauh ia menyampaikan, BLT BBM tahap I merupakan bantuan dari Kemensos. Setiap KPM yang mengambil bantuan di Kantor Pos diwajibkan membawa KTP dan KK asli sebagai syarat administrasi penyaluran bantuan. ”Kalau misalkan KPM yang tercantum nama yang bersangkutan meninggal dunia, maka bisa dengan ahli waris. Untuk yang bekerja di luar kota atau berhalangan hadir dapat diwakilkan anggota keluarga yang berada dalam satu kepala keluarga (KK),’’ pungkas pria asli Lamongan ini. (ang/bin/riz)

Baca Juga :  Tak Kunjung Selesai, Pemdes Tagih Penyelesaian Batas Wilayah Kediri-Jombang





Reporter: Anggi Fridianto

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/