alexametrics
24.1 C
Jombang
Sunday, August 7, 2022

Kebut Sertifikasi, Sepanjang Juli 41 Aset Pemkab Sudah Bersertifikat

JOMBANG – Sertifikasi aset Pemkab Jombang sampai awal Agustus masih terus dilakukan. Untuk sementara, total ada 241 aset yang sudah terbit sertifikat. Bertambah 41 dalam waktu satu bulan terakhir.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jombang, M Nashrulloh, menuturkan, hingga kini pemkab ngebut menyelesaikan aset yang belum bersertifikat. Berdasarkan sertifikat yang keluar sampai Juli, ada ratusan objek aset yang sudah bersertifikat. ’’Januari sampai dengan Juli sudah ada 241 sertifikat,’’ kata Nashrulloh, Rabu (3/8).

Ratusan aset itu terdiri dari beberapa objek. Meski tak disebutkan secara rinci, ada lima objek yang paling banyak. ’’Ada jalan, sekolah, pustu (puskesmas pembantu, Red) dan saluran serta tanah stren (sepadan sungai, Red),’’ imbuhnya.

Baca Juga :  5.643 Guru Ngaji di Jombang Dapat Insentif dari Pemkab, Catat Besarannya

Jumlah itu diprediksi bakal terus bertambah. Seiring tahapan sertifikasi sampai saat ini masih berlangsung. Masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) sudah mengirim berkas ke BPKAD. Ditindaklanjuti ke ATR/BPN Jombang.

Seperti diberitakan sebelumnya, rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait banyaknya aset daerah belum bersertifikat ditindaklanjuti serius pemkab. Sejak awal tahun, ada sekitar 1.058 bidang yang belum bersertifikat.

’’Setiap bulan kita diminta laporan ke MCP (Monitoring Center For Prevention) KPK,’’ kata M Nashrulloh. Pihaknya bekerja sama dengan BPN/ATR terus mengupayakan percepatan seritifikasi aset daerah. (fid/jif/riz)

 






Reporter: Ainul Hafidz
- Advertisement -

JOMBANG – Sertifikasi aset Pemkab Jombang sampai awal Agustus masih terus dilakukan. Untuk sementara, total ada 241 aset yang sudah terbit sertifikat. Bertambah 41 dalam waktu satu bulan terakhir.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jombang, M Nashrulloh, menuturkan, hingga kini pemkab ngebut menyelesaikan aset yang belum bersertifikat. Berdasarkan sertifikat yang keluar sampai Juli, ada ratusan objek aset yang sudah bersertifikat. ’’Januari sampai dengan Juli sudah ada 241 sertifikat,’’ kata Nashrulloh, Rabu (3/8).

Ratusan aset itu terdiri dari beberapa objek. Meski tak disebutkan secara rinci, ada lima objek yang paling banyak. ’’Ada jalan, sekolah, pustu (puskesmas pembantu, Red) dan saluran serta tanah stren (sepadan sungai, Red),’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Siap Memulai Aktivitas Produksi di Pabrik

Jumlah itu diprediksi bakal terus bertambah. Seiring tahapan sertifikasi sampai saat ini masih berlangsung. Masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) sudah mengirim berkas ke BPKAD. Ditindaklanjuti ke ATR/BPN Jombang.

Seperti diberitakan sebelumnya, rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait banyaknya aset daerah belum bersertifikat ditindaklanjuti serius pemkab. Sejak awal tahun, ada sekitar 1.058 bidang yang belum bersertifikat.

’’Setiap bulan kita diminta laporan ke MCP (Monitoring Center For Prevention) KPK,’’ kata M Nashrulloh. Pihaknya bekerja sama dengan BPN/ATR terus mengupayakan percepatan seritifikasi aset daerah. (fid/jif/riz)

- Advertisement -

 






Reporter: Ainul Hafidz

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/