alexametrics
24.1 C
Jombang
Sunday, August 7, 2022

Enam Bulan, Jabatan Direktur RSUD Jombang Masih Dibiarkan Kosong

JOMBANG – Kursi Direktur RSUD Jombang enam bulan terakhir atau sejak Maret lalu dibiarkan kosong. Hingga kini masih dijabat dr Budi Nugroho Kepala Dinas Kesehatan Jombang merangkap Plt Direktur RSUD Jombang. Pengisian jabatan juga belum jelas.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang Bambang Suntowo menuturkan, sampai saat ini kursi itu masih dijabat pelaksana tugas (Plt). ”Iya, sampai hari ini untuk eselon II b yang kosong di Direktur RSUD Jombang saja,” kata Bambang dikonfirmasi Rabu (3/8).

Dijelaskan, tak ada perubahan nama Plt yang menjabat. ”Pak Budi (Budi Nugroho, Red), Plt sampai September,” imbuh dia.

Dia pun tak bisa memastikan kapan akan dilakukan pengisian jabatan. Pasalnya, hingga saat ini belum ada petunjuk dari bupati selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK). ”Belum ada, tapi prosesnya seleksi terbuka dan harus ada izin KASN terlebih dahulu,” ujar Bambang.

Baca Juga :  Tunggakan PBB Tembus Rp 1 Miliar, Sebagian Besar di Kecamatan Jombang

Karena belum jelas, sampai saat ini tim pansel juga belum dibentuk. ”Teknisnya sama dengan yang lain, karena rumah sakit (RSUD Jombang, Red) masih bersifat OPD. Jadi penerapannya sama dengan (pengisian jabatan kosong, Red) OPD lain,” tutur dia.

Selain kursi Direktur RSUD yang kosong, beberapa  pejabat jabatan eselon II b sebentar lagi memasuki masa pernatugas. Sehingga dipastikan jumlah kursi II b kosong bakal bertambah.

Di antaranya, Inspektur Kabupaten Jombang Eka Suprasetyo Agus Putranto memasuki purnatugas per 1 September. ”Untuk eselon II b ada pak Eka itu pensiun 1 September, lalu pak Eksan (Kepala Bapenda, Red) 1 Desember dan Pak Heru Perkim (Dinas Perkim, Red) awal tahun depan,” tutur Bambang.

Baca Juga :  Dishub Jatim Segera  Kaji Minimnya Rambu Jalan di Jembatan Baru Ploso

Meski demikian, diakui sebelumnya terdapat satu OPD dilakukan seleksi terbuka sebelum pejabatnya purnatugas. Yakni Sekretaris DPRD Jombang. ”Bisa jadi nanti seperti itu, cuma saya belum dapat petunjuk dari ibu (Bupati Jombang, Red) untuk bagaimana. Yang jelas dalam waktu dekat,” kata Bambang.

Seperti diberitakan sebelumnya, kekosongan jabatan Direktur RSUD Jombang memantik respons dewan. Para wakil rakyat mendorong segera dilakukan pengisian, mengingat tugas dan tanggung jawab besar yang diemban rumah sakit pelat merah memberikan pelayanan kesehatan kepada warga. (fid/naz/riz)






Reporter: Ainul Hafidz
- Advertisement -

JOMBANG – Kursi Direktur RSUD Jombang enam bulan terakhir atau sejak Maret lalu dibiarkan kosong. Hingga kini masih dijabat dr Budi Nugroho Kepala Dinas Kesehatan Jombang merangkap Plt Direktur RSUD Jombang. Pengisian jabatan juga belum jelas.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang Bambang Suntowo menuturkan, sampai saat ini kursi itu masih dijabat pelaksana tugas (Plt). ”Iya, sampai hari ini untuk eselon II b yang kosong di Direktur RSUD Jombang saja,” kata Bambang dikonfirmasi Rabu (3/8).

Dijelaskan, tak ada perubahan nama Plt yang menjabat. ”Pak Budi (Budi Nugroho, Red), Plt sampai September,” imbuh dia.

Dia pun tak bisa memastikan kapan akan dilakukan pengisian jabatan. Pasalnya, hingga saat ini belum ada petunjuk dari bupati selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK). ”Belum ada, tapi prosesnya seleksi terbuka dan harus ada izin KASN terlebih dahulu,” ujar Bambang.

Baca Juga :  Pengadaan Lahan Relokasi Pasar Kembali Diusulkan di P-APBD, Segini Besarannya

Karena belum jelas, sampai saat ini tim pansel juga belum dibentuk. ”Teknisnya sama dengan yang lain, karena rumah sakit (RSUD Jombang, Red) masih bersifat OPD. Jadi penerapannya sama dengan (pengisian jabatan kosong, Red) OPD lain,” tutur dia.

Selain kursi Direktur RSUD yang kosong, beberapa  pejabat jabatan eselon II b sebentar lagi memasuki masa pernatugas. Sehingga dipastikan jumlah kursi II b kosong bakal bertambah.

- Advertisement -

Di antaranya, Inspektur Kabupaten Jombang Eka Suprasetyo Agus Putranto memasuki purnatugas per 1 September. ”Untuk eselon II b ada pak Eka itu pensiun 1 September, lalu pak Eksan (Kepala Bapenda, Red) 1 Desember dan Pak Heru Perkim (Dinas Perkim, Red) awal tahun depan,” tutur Bambang.

Baca Juga :  Jiwa Prestasi Mengalir dalam Darah Karateka

Meski demikian, diakui sebelumnya terdapat satu OPD dilakukan seleksi terbuka sebelum pejabatnya purnatugas. Yakni Sekretaris DPRD Jombang. ”Bisa jadi nanti seperti itu, cuma saya belum dapat petunjuk dari ibu (Bupati Jombang, Red) untuk bagaimana. Yang jelas dalam waktu dekat,” kata Bambang.

Seperti diberitakan sebelumnya, kekosongan jabatan Direktur RSUD Jombang memantik respons dewan. Para wakil rakyat mendorong segera dilakukan pengisian, mengingat tugas dan tanggung jawab besar yang diemban rumah sakit pelat merah memberikan pelayanan kesehatan kepada warga. (fid/naz/riz)






Reporter: Ainul Hafidz

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/