alexametrics
22.4 C
Jombang
Saturday, June 25, 2022

Air Sungai Menghitam, DLH Jombang Ambil Sampel

JOMBANG – Temuan kondisi air menghitam di Saluran Sekunder Menganto di Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito mendapat respons Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang. Tim dinas sudah terjun ke lokasi dan mengambil sampel air guna menelusuri kemungkinan terjadinya pencemaran limbah industri.

Miftahul Ulum Kepala DLH Jombang menerangkan, usai mendapat informasi kondisi air di saluran menghitam, pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi.

”Jadi kami sudah meminta teman-teman untuk cek kesana,” kata Ulum dikonfirmasi, Jumat (3/9) kemarin.

Selain mengecek ke lokasi, timnya juga dia minta mengamankan sampel air guna dilakukan uji laboratorium. Jika nantinya hasilnya melebihi baku mutu, tentu pihaknya akan melakukan tindak lanjut. ”Nanti menunggu hasil lab, jika memang kita temukan  melebihi baku mutu, kita akan telusuri, kita lakukan langkah tindak lanjut,” tegas Ulum.

Baca Juga :  Berlarut-larutnya Pemilihan KDAW di Jombang Dinilai Janggal

Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi Saluran Sekunder Menganto di Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang menjadi rasan-rasan warga sekitar. Pasalnya kondisi air menghitam serta menimbulkan bau. ”Ini sudah hampir seminggu, setiap musim kemarau pasti hitam. Baunya kadang nggak enak. Kurang tahu pasti asalnya dari mana,” terang Rofik, salah satu warga di lokasi.

- Advertisement -

JOMBANG – Temuan kondisi air menghitam di Saluran Sekunder Menganto di Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito mendapat respons Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang. Tim dinas sudah terjun ke lokasi dan mengambil sampel air guna menelusuri kemungkinan terjadinya pencemaran limbah industri.

Miftahul Ulum Kepala DLH Jombang menerangkan, usai mendapat informasi kondisi air di saluran menghitam, pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi.

”Jadi kami sudah meminta teman-teman untuk cek kesana,” kata Ulum dikonfirmasi, Jumat (3/9) kemarin.

Selain mengecek ke lokasi, timnya juga dia minta mengamankan sampel air guna dilakukan uji laboratorium. Jika nantinya hasilnya melebihi baku mutu, tentu pihaknya akan melakukan tindak lanjut. ”Nanti menunggu hasil lab, jika memang kita temukan  melebihi baku mutu, kita akan telusuri, kita lakukan langkah tindak lanjut,” tegas Ulum.

Baca Juga :  Honor Petugas TPS di Jombang Rp 18,7 Miliar, Uang Makan Rp 773 Juta

Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi Saluran Sekunder Menganto di Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang menjadi rasan-rasan warga sekitar. Pasalnya kondisi air menghitam serta menimbulkan bau. ”Ini sudah hampir seminggu, setiap musim kemarau pasti hitam. Baunya kadang nggak enak. Kurang tahu pasti asalnya dari mana,” terang Rofik, salah satu warga di lokasi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/