alexametrics
29.3 C
Jombang
Sunday, August 7, 2022

Jombang Raih Penghargaan Kinerja Pencapaian Imunisasi Tingkat Provinsi

JOMBANG – Pemkab Jombang menerima penghargaan atas kinerja pencapaian imunisasi rutin lengkap untuk periode Januari-Mei 2022 dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan ini, diterima langsung Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab Selasa (2/8) siang.

Penghargaan diserahkan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin, saat launching bulan imunisasi anak nasional (BIAN) di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya.

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan peran serta semua pihak. Sehingga mendapatkan apresiasi dan penghargaan kinerja pencapaian imunisasi rutin lengkap dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

’’Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Jombang mendapatkan apresiasi terbaik V untuk kinerja pencapaian imunisasi rutin lengkap. Semoga apresiasi ini semakin memotivasi kita untuk meningkatkan cakupan imunisasi rutin. Demi meningkatkan imunitas dan memastikan anak-anak terlindungi dari berbagai penyakit,’’ urai bupati.

Baca Juga :  Sudah Ada Rubuha, Serangan Hama Tikus Kian Masif

Bulan imunisasi anak nasional di Jawa Timur dilaksanakan Agustus 2022 dengan pemberian imunisasi tambahan campak rubella (MR) kepada sasaran usia 9 bulan sampai dengan 59 bulan. Target sasarannya sebanyak 2.399.159 anak.

’’Kegiatan ini dilaksanakan secara gratis di seluruh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), serta pos pelayanan imunisasi seperti posyandu, polindes, poskesdes, puskesmas pembantu, puskesmas dan rumah sakit,’’ paparnya.

Dalam sambutannya, Wagub Emil mengatakan, pandemi Covid-19 mengakibatkan pelaksanaan imunisasi rutin tidak dapat berjalan optimal. Data beberapa tahun terakhir menunjukkan terjadinya penurunan cakupan imunisasi rutin yang cukup signifikan. Baik itu imunisasi dasar maupun imunisasi lanjutan.

Untuk itu, lanjut Emil, dengan adanya pelaksanaan bulan imunisasi anak nasional pada Agustus ini, diharapkan para orang tua yang anaknya berusia 9 bulan sampai dengan 59 bulan untuk tidak ragu melakukan imunisasi bagi anaknya. Terutama bagi anak yang belum imunisasi rutin maupun lanjutan.

Baca Juga :  GTT Sekolah Swasta Bisa Masuk Dapodik, Ini Syaratnya

’’Mari di bulan imunisasi anak nasional ini kita kejar imunisasi anak-anak kita yang kemarin sempat tertunda karena pandemi. Dengan imunisasi, kita bisa mengurangi penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD31),’’ terangnya. Serta mencegah terjadinya kejadian luar biasa (KLB) PD31 seperti campak, rubela dan difteri. (ang/naz/riz)

 






Reporter: Anggi Fridianto
- Advertisement -

JOMBANG – Pemkab Jombang menerima penghargaan atas kinerja pencapaian imunisasi rutin lengkap untuk periode Januari-Mei 2022 dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan ini, diterima langsung Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab Selasa (2/8) siang.

Penghargaan diserahkan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin, saat launching bulan imunisasi anak nasional (BIAN) di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya.

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan peran serta semua pihak. Sehingga mendapatkan apresiasi dan penghargaan kinerja pencapaian imunisasi rutin lengkap dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

’’Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Jombang mendapatkan apresiasi terbaik V untuk kinerja pencapaian imunisasi rutin lengkap. Semoga apresiasi ini semakin memotivasi kita untuk meningkatkan cakupan imunisasi rutin. Demi meningkatkan imunitas dan memastikan anak-anak terlindungi dari berbagai penyakit,’’ urai bupati.

Baca Juga :  Sudah Ada Rubuha, Serangan Hama Tikus Kian Masif

Bulan imunisasi anak nasional di Jawa Timur dilaksanakan Agustus 2022 dengan pemberian imunisasi tambahan campak rubella (MR) kepada sasaran usia 9 bulan sampai dengan 59 bulan. Target sasarannya sebanyak 2.399.159 anak.

’’Kegiatan ini dilaksanakan secara gratis di seluruh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), serta pos pelayanan imunisasi seperti posyandu, polindes, poskesdes, puskesmas pembantu, puskesmas dan rumah sakit,’’ paparnya.

- Advertisement -

Dalam sambutannya, Wagub Emil mengatakan, pandemi Covid-19 mengakibatkan pelaksanaan imunisasi rutin tidak dapat berjalan optimal. Data beberapa tahun terakhir menunjukkan terjadinya penurunan cakupan imunisasi rutin yang cukup signifikan. Baik itu imunisasi dasar maupun imunisasi lanjutan.

Untuk itu, lanjut Emil, dengan adanya pelaksanaan bulan imunisasi anak nasional pada Agustus ini, diharapkan para orang tua yang anaknya berusia 9 bulan sampai dengan 59 bulan untuk tidak ragu melakukan imunisasi bagi anaknya. Terutama bagi anak yang belum imunisasi rutin maupun lanjutan.

Baca Juga :  Tak Kunjung Tuntas, Saluran Pariterong Masih Dikerjakan Per-Spot

’’Mari di bulan imunisasi anak nasional ini kita kejar imunisasi anak-anak kita yang kemarin sempat tertunda karena pandemi. Dengan imunisasi, kita bisa mengurangi penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD31),’’ terangnya. Serta mencegah terjadinya kejadian luar biasa (KLB) PD31 seperti campak, rubela dan difteri. (ang/naz/riz)

 






Reporter: Anggi Fridianto

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/