JOMBANG – Aksi perampokan disertai pembacokan menimpa juragan sembako di Desa/Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Rabu (25/2)petang.
Korban diserang empat orang tak dikenal saat perjalanan pulang dari pasar.
Para pelaku bahkan melukai korban dengan cara membacok karena melawan.
Dari data yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.40, atau beberapa saat jelang azan maghrib.
Lokasinya tepat di depan rumah warga, juga depan TK Kartika IV-56 Desa Sumobito.
Saat itu korban Lilik Anggraini, 62, dibonceng suaminya Loo Sianturi, 67, usai menutup toko sembako miliknya di Pasar Sumobito.
S, salah satu warga yang mengetahui kejadian itu mengatakan para pelaku sudah mengintai korban sejak di pertigaan gang.
“Awalnya dua orang pakai helm full face sudah nunggu di pertigaan,” ujarnya, Rabu malam.
Menurutnya, setelah motor korban melintas, pelaku langsung memepet.
“Terus ada motor lain datang dari belakang. Korban seperti dikepung,” katanya.
Ia menyebut korban mengalami luka cukup parah akibat sabetan senjata tajam. “Lukanya parah. Tangan kanan kiri kena, kaki juga ada,” ucapnya singkat.
Dalam rekaman CCTV berdurasi sekitar 37 detik, terlihat dua pengendara berjaket dan helm tertutup mendekati korban.
Tak lama kemudian datang dua pelaku lain berboncengan. Warga sekitar sempat hendak menolong, namun mundur karena pelaku membawa senjata tajam.
“Warga takut karena pelaku pegang parang,” ujarnya.
Kapolsek Sumobito AKP Bagus Tejo Purnomo membenarkan kejadian tersebut.
Ia menjelaskan, saat itu korban dan suaminya mengendarai Honda Prima dari toko menuju rumah.
“Sesampainya di TKP, motor korban dipepet dua orang naik Suzuki Satria FU hitam hingga berhenti di pinggir jalan,” ujarnya.
Tak lama kemudian, lanjutnya, dua pelaku lain datang menggunakan Honda Vario putih dan menabrak motor korban dari belakang.
“Dua pelaku yang dibonceng turun, langsung mengeluarkan parang,” ucapnya.
Salah satu pelaku menarik tas karton yang dibawa korban. Di dalamnya terdapat uang hasil penjualan sekitar Rp 10 juta.
“Korban berusaha mempertahankan tas, lalu dibacok mengenai lengan kiri hingga luka dan mengeluarkan banyak darah,” katanya.
Bagus menambahkan, suami korban juga sempat melawan dan terkena sabetan di bagian punggung.
“Pelapor juga dibacok saat menolong istrinya,” ujarnya.
Setelah berhasil merampas tas, keempat pelaku kabur ke arah barat lalu belok selatan meninggalkan lokasi.
“Kerugian sementara sekitar Rp 10 juta,” katanya.
Korban sempat dibawa ke Puskesmas Sumobito untuk mendapat perawatan awal sebelum dirujuk ke RSUD Jombang, kemudian ke RSUD dr Soetomo Surabaya.
“Penyelidikan terus kami lakukan untuk mengungkap para pelaku," pungkasnya. (riz)
Editor : Anggi Fridianto