Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Jembatan di Mojowarno Jombang Bolong, Akses Penghubung Antar Kecamatan Putus

Achmad RW • Senin, 16 Februari 2026 | 14:34 WIB
Kondisi jembatan di Desa Latsari, Mojowarno, Jombang yang bolong hingga membuat akses warga putus total
Kondisi jembatan di Desa Latsari, Mojowarno, Jombang yang bolong hingga membuat akses warga putus total

RadarJombang.id – Sebuah jembatan penghubung antar desa dan antar kecamatan di Dusun Kempreng, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno Jombang bolong setelah abutmennya rontok diterjang air Senin (16/2).

Kini, akses warga pun putus total lantaran jembatan tersebut tak bisa dilintasi lagi.

“Jebolnya itu tadi pagi, waktu debit air tinggi memang setelah hujan deras sejak Senin dini hari, terus penahannya tergerus akhirnya bolong itu,” terang Muslikan, Kepala Desa Latsari.

Muslikan menjelaskan, jembatan itu rontok pada bagian abutmen jembatan sisi utara. Kerusakan jembatan itu, juga bukan yang pertama.

“Sebelumnya itu yang bagian selatan sudah bolong juga, terus ditangani, baru seminggu lalu selesai, sekarang ganti satunya itu,” lontarnya.

Ia menyut, bangunan jembatan itu memang sudah tua, dari yang ia ketahui, jembatan itu sudah dibangun sejak tahun 1950-an lalu.

“Jadi memang secara usia juga sudah tua, sehingga sudah rapuh,” lontarnya.

Akibat lubang itu, kondisi jembatan kini praktis tak bisa lagi dilalui.

Lubang yang terlalu besar, membuat jembatan sangat rentan dan membahayakan pengendara.

“Akhirnya ditutup jembatannya sekarang, tidak bisa lagi dilewati,” lontarnya.

Praktis, hal itu juga menganggu akses warga di desanya. Ya, jalan yang dihubungkan jembatan itu, adalah jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Latsari, Kecamatan Mojowarno dengan Desaa Tebel, Kecamatan Bareng.

“Bisa dibilang itu alternative kalau mau ke Bareng atau ke Ngoro, lebih cepat kalau lewat sini,” tambahnya.

Putusnya akses itu, juga membuat warganya kini harus memutar lebih jauh untuk bisa menuju balai desa.

Karena jalan itu juga merupakan salah satu jalan poros yang menghubungkan Dusun Kempreng dan Dusun Guwo. “Ya mau tidak mau sekarang harus memutar lebih jauh memang,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi membenarkan adanya kerusakan itu.

“Jadi memang sebelumnya sudah ada kerusakan di sisi satunya, sekarang yang sisi sebaliknya, abutmennya yang tergerus air,” lontarnya.

Kondisi itu, disebut Bustomi juga diprediksi akan membuat perbaikan cukup memakan waktu.

Lubang itu, disebutnya tidak bisa diperbaiki secara darurat seperti kerusakan jembatan di sisi sebelumnya.

 “Kalau yang lubang sekarang, jika dilihat secara darurat memang tidak bisa, harus permanen, dan karena mungkin sementara ya ditutup jalannya, sambil kita pikirkan treatment yang bisa dilakukan di sana,” pungkasnya. (riz)

Editor : Achmad RW
#akses #Jembatan #Mojowarno #terputus #Jombang #latsari #bolong