RadarJombang.id – Kecelakaan yang menimpa bus yang berisi rombongan siswa SMP PGRI Wonosari Malang terjadi dalam perjalanan kembali rombongan itu dari Jogja ke Malang.
Polisi, mengungkap bus itu memang sedianya dalam perjalanan pulang setelah berkegiatan di Jogja atau Yogyakarta.
Hal itu, diungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Iptu Anang Setiyanto.
Menurut data awal yang diterimanya, rombongan ini tengah melakukan kegiatan di Provinsi DIY itu.
“Jadi mereka ada kegiatan di Yogyakarta, berangkat dari malang, dan saat kecelakaan ini posisinya perjalanan kembali dari Yogyakarta ke Malang,” ungkapnya.
Namun, saat sampai di KM 695.400 Tol Jombang Mojokerto, bus PO Bimorio yang disopiri Yanto, 32, warga Gembongan, Ponggok, Blitar itu tiba-tiba saja mengalami kendala.
Bus yang sedang membawa 51 penumpang itu, tiba-tiba saja oleng dan masuk ke jalur lambat.
Bus, itu, kemudian menabrak truk nopol N 9674 UH yang sedag membawa gerabah.
Truk ini, disopiri sedang disopiri Arif Yulianto, 37, warga Lawang Malang.
“Sopir bus mengaku mengantuk saat berkendara, sehingga menyebabkan kecelakaan itu.” Imbuhnya.
Akibat kecelakaan bus itu, anang menyebut ada 16 orang yang jadi korban.
Baca Juga: Terungkap! Ini Penyebab Utama Bus Pahala Kencana Ludes Terbakar di Tol Jombang Mojokerto
14 diantaranya mengalami luka ringan hingga luka sedang dan berat, sementara 2 orang yakni kenek bus dan guru meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Untuk korban setelah diupdate totalnya ada 16, 14 luka 2 meninggal di tempat,” tambahnya.
Kasus ini, hingga kini telah ditangani pihak Satlantas Polres Jombang.
“Sopir sudah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan untuk diambil keterangannya,” imbuhnya.
Semenytara para korban selamat, kini telah dipulangkan ke Malang menggunakan bus pengganti.
“Sementara yang luka-luka juga sudah dipulangkan setelah sempat mendapat perawatan di RS Basoeni Mojokerto,” pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW