Radarjombang.id – Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dijadwalkan berlangsung April mendatang.
Meski tidak menjadi syarat kelulusan, pelaksanaan TKA dinilai membawa banyak manfaat bagi siswa, terutama dalam membangun kesiapan akademik dan mental menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Nur Khojin, menegaskan pihaknya mendorong seluruh siswa kelas akhir untuk tetap mengikuti TKA. Menurutnya, TKA menjadi bagian dari ikhtiar pendidikan dalam membuka peluang masa depan peserta didik.
”Walaupun secara regulatif TKA ini bukan kegiatan yang diwajibkan, tetapi tentu kami sangat menganjurkan. Kami ingin memastikan anak-anak mendapat kesempatan yang sama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui TKA siswa dapat mengukur kemampuan diri setelah menempuh proses pembelajaran di madrasah.
Hasil TKA dapat menjadi cerminan sejauh mana pemahaman akademik yang telah dibangun, sekaligus menjadi bekal untuk menyiapkan langkah ke jenjang pendidikan selanjutnya.
”TKA ini menjadi salah satu cara bagaimana anak-anak membangun kunci atau password untuk meraih masa depan yang gemilang,” katanya.
Selain aspek akademik, TKA juga melatih kepercayaan diri, ketelitian, dan kesiapan menghadapi sistem evaluasi berbasis tes. Meski belum mencakup seluruh mata pelajaran, Nur Khojin menilai TKA tetap dapat dijadikan tolok ukur atas proses pendidikan yang telah berlangsung.
Pihaknya berharap seluruh siswa MTs dan MI dapat memanfaatkan momentum ini sebagai ruang untuk mengembangkan potensi diri secara maksimal.
Kemenag Jombang meminta kepala madrasah, guru, hingga panitia pelaksana, agar serius memastikan seluruh siswa memperoleh kesempatan yang sama mengikuti TKA. ”Kami ingin memastikan bahwa berikan kesempatan yang sama kepada anak-anak kita,” pungkasnya. (wen/ang)
Editor : Anggi Fridianto