alexametrics
22.1 C
Jombang
Monday, August 8, 2022

Tak Unggah Foto Rumah, Ribuan Calon Siswa SMP Terancam Gagal Lolos

JOMBANG –  Sekitar 1.000 siswa terancam tidak bisa ikut PPDB SMP. Hal itu karena mereka tidak upload foto rumah saat pendaftaran periode pendataan. Foto rumah ini diperlukan untuk semua jalur, baik prestasi, afirmasi, maupun zonasi.

’’Kami sudah memberikan waktu cukup lama yaitu 45 hari untuk melengkapi persyaratan, termasuk foto rumah,’’ kata Senen, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, melalui Agus Suryo Handoko, kabid pembinaan SMP, kemarin.

Selama proses PPDB tiga hari ini, tidak ada keluhan apapun. Kecuali siswa yang tak bisa mendaftar karena tidak upload foto rumah. ’’Secara sistem tidak ada gangguan. Keluhan pendaftar hanya tidak sempat foto lokasi rumah sehingga tidak bisa mendaftar meskipun punya PIN,’’ terangnya.

Baca Juga :  Usaha Sapi dan Ayam Merugi, Sisa Uang Penyertaan Modal juga Tak Jelas

Ada banyak faktor penyebab peserta didik tidak upload foto. Pertama, karena ketidakpahaman prosedur pendaftaran periode pendataan. Kedua, karena mereka sudah diterima di sekolah lain. Ketiga, karena KK luar kota. Keempat, usia KK belum satu tahun.

Padahal foto rumah menjadi persyaratan utama di semua jalur. Baik jalur afirmasi, prestasi, perpindahan tugas orang tua, apalagi zonasi. ’’Semua berbasis jarak, sehingga semua jalur harus pakai foto lokasi rumah,’’ jelasnya.

Hingga saat ini, pendaftaran masih terus berlangsung. Seleksi juga masih dilakukan. Mayoritas pagu SMP yang ada di dalam kota sudah penuh di semua jalur. ’’Seleksi masih terus berjalan sampai tanggal 28 sesuai juknis, meskipun rata-rata pagu sudah terpenuhi,’’ tegas Agus. (wen/jif/riz)

Baca Juga :  MPLS SMKN 1 Jombang Menyenangkan, Banyak Kuis dan Humor





Reporter: Wenny Rosalina
- Advertisement -

JOMBANG –  Sekitar 1.000 siswa terancam tidak bisa ikut PPDB SMP. Hal itu karena mereka tidak upload foto rumah saat pendaftaran periode pendataan. Foto rumah ini diperlukan untuk semua jalur, baik prestasi, afirmasi, maupun zonasi.

’’Kami sudah memberikan waktu cukup lama yaitu 45 hari untuk melengkapi persyaratan, termasuk foto rumah,’’ kata Senen, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, melalui Agus Suryo Handoko, kabid pembinaan SMP, kemarin.

Selama proses PPDB tiga hari ini, tidak ada keluhan apapun. Kecuali siswa yang tak bisa mendaftar karena tidak upload foto rumah. ’’Secara sistem tidak ada gangguan. Keluhan pendaftar hanya tidak sempat foto lokasi rumah sehingga tidak bisa mendaftar meskipun punya PIN,’’ terangnya.

Baca Juga :  Kelas Rusak, Siswa di SD Negeri Ini Belajar di Rumdin Kepala Sekolah

Ada banyak faktor penyebab peserta didik tidak upload foto. Pertama, karena ketidakpahaman prosedur pendaftaran periode pendataan. Kedua, karena mereka sudah diterima di sekolah lain. Ketiga, karena KK luar kota. Keempat, usia KK belum satu tahun.

Padahal foto rumah menjadi persyaratan utama di semua jalur. Baik jalur afirmasi, prestasi, perpindahan tugas orang tua, apalagi zonasi. ’’Semua berbasis jarak, sehingga semua jalur harus pakai foto lokasi rumah,’’ jelasnya.

Hingga saat ini, pendaftaran masih terus berlangsung. Seleksi juga masih dilakukan. Mayoritas pagu SMP yang ada di dalam kota sudah penuh di semua jalur. ’’Seleksi masih terus berjalan sampai tanggal 28 sesuai juknis, meskipun rata-rata pagu sudah terpenuhi,’’ tegas Agus. (wen/jif/riz)

Baca Juga :  Dear Guru di Jombang, Seleksi PPG 2022 Dimulai Pekan Depan





Reporter: Wenny Rosalina

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/