Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Libur Ramadan, Sekolah di Jombang Diminta Tingkatkan Keamanan dan Kewaspadaan

W
Penulis: Wenny Rosalina❯
Ilustrasi liburan sekolah
Ilustrasi liburan sekolah

RadarJombang.id – Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang meminta sekolah meningkatkan keamaan selama libur awal Ramadan.


Advertisement

Penjagaan harus diperketat guna mencegah potensi kehilangan maupun kerusakan fasilitas.

’’Langkah antisipatif perlu dilakukan untuk menjaga keamanan aset satuan pendidikan selama liburan. Di antaranya melalui pengaturan petugas piket dan koordinasi dengan pihak terkait,’’ kata Kepala Seksi SMA dan PKPLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Nur Anas, kemarin.

Ini karena di sekolah ada banyak aset berharga. Seperti laboratorium, perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dan fasilitas perpustakaan. Juga sarana dan prasarana pendidikan lainnya.

Advertisement

Para siswa libur sepekan penuh. Hari ini dan besok libur Imlek. Kemudian libur awal Ramadan Rabu (18/2) hingga Jumat (21/2).

Pada masa tersebut, aktivitas pembelajaran dihentikan sementara sehingga sekolah perlu memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan terkendali.

’’Menjaga keamanan sekolah juga diamanahkan dalam surat edaran bersama tiga menteri,’’ terangnya.

Advertisement

Tak hanya itu, satuan pendidikan juga diminta menyediakan kanal pelaporan yang mudah diakses orang tua maupun masyarakat apabila terdapat hal-hal mencurigakan atau kejadian yang berkaitan dengan keselamatan dan perlindungan murid selama masa libur.

Pembelajaran selama Ramadan tetap akan berjalan sesuai jadwal. Kegiatan belajar mengajar (KBM) dilaksanakan pada 23 Februari hingga 14 Maret 2026.

Sementara libur bersama Idul Fitri ditetapkan pada 16-27 Maret. Pembelajaran kembali dimulai pada 30 Maret.

’’Momentum Ramadan harus dimaknai sebagai penguatan karakter dan nilai keagamaan,’’ tegasnya.

Namun aspek keamanan lingkungan pendidikan tidak boleh diabaikan.

’’Selain memperbanyak kegiatan keagamaan, satuan pendidikan juga diminta untuk mengurangi intensitas kegiatan pembelajaran yang berkaitan dengan aktivitas lisik. Seperti mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kepanduan, dan sebagainya,’’ ungkapnya. (wen/jif)

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Selamat! 264 Siswa SMA hingga Madrasah di Jombang Terima Penghargaan Ajang Talenta 2026

Selamat! 264 Siswa SMA hingga Madrasah di Jombang Terima Penghargaan Ajang Talenta 2026

Sebanyak 264 siswa jenjang SMA, SMK, SLB, dan madrasah aliyah (MA) di Kabupaten Jombang menerima Penganugerahan Ajang Talenta 2026.

Siswa Jombang Tembus Final OSN Jatim, Cabdindik dan Kemenag Perkuat Sinergi Prestasi

Siswa Jombang Tembus Final OSN Jatim, Cabdindik dan Kemenag Perkuat Sinergi Prestasi

SINERGI antara Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kabupaten Jombang dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jombang diperkuat untuk mendorong prestasi siswa lintas satuan pendidikan. Kolaborasi sekolah dan madras

TKA SMA Jombang Segera Digelar, Pengawas Disilang Antarsekolah dan Tak Harus ASN

TKA SMA Jombang Segera Digelar, Pengawas Disilang Antarsekolah dan Tak Harus ASN

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang tengah mematangkan penugasan pengawas silang untuk pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA. Pengawas akan ditempatkan lintas sekolah dengan mempertimbangkan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer