alexametrics
21.7 C
Jombang
Monday, August 8, 2022

Kekurangan Guru, Kepala Sekolah di Jombang Sambat ke KSP

JOMBANG – Kunjungan tim kantor staf kepresidenan (KSP) Republik Indonesia ke SMPN 2 Jombang, Jumat (17/6), dimanfaatkan perwakilan sekolah untuk curhat mengenai kekurangan guru di Kabupaten Jombang. Tim KSP datang dalam rangka serap aspirasi permasalahan pendidikan di Kabupaten Jombang.

’’Kami ingin pemerintah pusat menyikapi kekurangan guru yang ada di Kabupaten Jombang. Sebab kita terbentur dengan banyak aturan untuk mengangkat guru baru,’’ kata Alim, kepala SMPN 2 Jombang.

Pertemuan juga dihadiri guru dan kepala sekolah TK Pertiwi dan SDN Jombatan 2. Mereka mengadu tentang kekurangan guru yang ada di Kabupaten Jombang, juga nasib guru tidak tetap (GTT) yang tidak jelas.

Sekolah-sekolah juga menginginkan agar pembelajaran tatap muka segera dapat berlangsung 100 persen. ’’Sebetulnya mereka tidak dapat memberikan solusi apapun, tim KSP hanya memberikan gambaran umum. Semua permasalahan yang kami sampaikan dicatat dan dibawa ke istana untuk dijadikan masukan riil ke presiden,’’ terang Alim.

Baca Juga :  Hari Ini, Pemenang Lelang Kain Seragam Gratis Ditetapkan

Para guru juga berharap keseriusan pemerintah dalam mengatasi situs-situs yang berisi pornografi dan game online. Apalagi sekarang siswa sudah bebas bermain HP, sehingga konten-konten yang ada harus lebih berkualitas dan dibatasi.

’’Kami juga menginginkan dibukanya kembali dana peran serta masyarakat untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah,’’ ucap Alim.

Senen, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang mengatakan, hal yang dibahas dalam kunjungan tim KSP, hanya melibatkan tim dengan komponen sekolah.

’’Diskusinya hanya antara staf KSP dan komponen sekolah, kami hanya bertugas untuk mengantar ke sekolah yang dikunjungi. Sekolah bebas mengeluarkan uneg-uneg mengenai pendidikan kepada pemerintah,’’ tegasnya.  (wen/jif/riz)






Reporter: Wenny Rosalina
- Advertisement -

JOMBANG – Kunjungan tim kantor staf kepresidenan (KSP) Republik Indonesia ke SMPN 2 Jombang, Jumat (17/6), dimanfaatkan perwakilan sekolah untuk curhat mengenai kekurangan guru di Kabupaten Jombang. Tim KSP datang dalam rangka serap aspirasi permasalahan pendidikan di Kabupaten Jombang.

’’Kami ingin pemerintah pusat menyikapi kekurangan guru yang ada di Kabupaten Jombang. Sebab kita terbentur dengan banyak aturan untuk mengangkat guru baru,’’ kata Alim, kepala SMPN 2 Jombang.

Pertemuan juga dihadiri guru dan kepala sekolah TK Pertiwi dan SDN Jombatan 2. Mereka mengadu tentang kekurangan guru yang ada di Kabupaten Jombang, juga nasib guru tidak tetap (GTT) yang tidak jelas.

Sekolah-sekolah juga menginginkan agar pembelajaran tatap muka segera dapat berlangsung 100 persen. ’’Sebetulnya mereka tidak dapat memberikan solusi apapun, tim KSP hanya memberikan gambaran umum. Semua permasalahan yang kami sampaikan dicatat dan dibawa ke istana untuk dijadikan masukan riil ke presiden,’’ terang Alim.

Baca Juga :  Bless Bakery, Hadirkan Roti Enak dan Halal di Jombang dan Sekitarnya

Para guru juga berharap keseriusan pemerintah dalam mengatasi situs-situs yang berisi pornografi dan game online. Apalagi sekarang siswa sudah bebas bermain HP, sehingga konten-konten yang ada harus lebih berkualitas dan dibatasi.

’’Kami juga menginginkan dibukanya kembali dana peran serta masyarakat untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah,’’ ucap Alim.

- Advertisement -

Senen, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang mengatakan, hal yang dibahas dalam kunjungan tim KSP, hanya melibatkan tim dengan komponen sekolah.

’’Diskusinya hanya antara staf KSP dan komponen sekolah, kami hanya bertugas untuk mengantar ke sekolah yang dikunjungi. Sekolah bebas mengeluarkan uneg-uneg mengenai pendidikan kepada pemerintah,’’ tegasnya.  (wen/jif/riz)






Reporter: Wenny Rosalina

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/