23.9 C
Jombang
Saturday, January 28, 2023

Pimpin Sertijab Kepala SMA/SMK/SLB, Kacabdisdik: KS Harus BerAKHLAK

JOMBANG – Sebanyak 16 kepala sekolah SMA/SMK/PK-PLK Jombang melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) di aula SMAN 2 Jombang, Senin (5/12) kemarin. Sri Hartati, kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang berpesan agar kepala sekolah menerapkan core value BerAKHLAK.

’’Itu ditetapkan Presiden Joko Widodo dan harus dipegang teguh seluruh kepala sekolah yang merupakan ASN (Aparatur Sipil Negara),’’ kata Sri Hartati.

BerAKHLAK yang dimaksud, berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Tujuh komponen itu sangat penting, dan harus berjalan beriringan. Tak boleh seorang ASN tidak memiliki salah satu dari tujuh nilai dasar tersebut.

Pelantikan dihadiri pejabat Cabdin Jombang, pengawas, ketua MKKS SMA/SMK negeri dan swasta Jombang.  Jumat (2/12) lalu, sebanyak sembilan guru yang mendapatkan tugas tambahan menjadi kepala sekolah dan tujuh kepala sekolah yang dimutasi dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Promosi dan mutasi adalah kebutuhan, penyegaran dalam organisasi. Ia selalu mengingatkan, wilayah Dinas Pendidikan Jawa Timur ada di 38 kabupaten/kota.  Semua guru dan kepala sekolah wajib menerima dengan legowo ditugaskan dimana saja.

Baca Juga :  Hari Ini, Kontrak Proyek Gedung Kesenian Ditandatangani

’’Alhamdulillah, semua guru yang mendapatkan promosi sebagai kepala sekolah asal Jombang mendapatkan tempat di Jombang. Dua dari Lamongan yang ditugaskan di Jombang mohon untuk menjalankan tugas dengan maksimal,’’ ungkapnya.

Sri Hartati mengutip pesan Gubernur Khofifah; Kepala sekolah adalah strong power leader yang harus memiliki karakter IKI (inisiatif, kolaborasi dan inovasi). Sebab, karakter yang dicerminkan siswa adalah gambaran karakter dari kepala sekolah.

’’Karakter siswa yang baik, adalah cerminan karakter kepala sekolah yang baik. Dan hasilnya memiliki kemampuan akademik yang hebat, serta kompetensi yang unggul,’’ ungkapnya.

Ia juga berpesan, agar kepala sekolah yang lama tidak merasa menjadi senior. Justru harus kompak dan saling bekerjasama. ’’Kepala sekolah baru harus segera beradaptasi. Baik dengan tugas baru, dengan sekolah baru, dan dengan rekan sesama kepala sekolah. Saya tidak ingin ada kesenjangan antar kepala sekolah yang lama dengan yang baru,’’ tegas Sri Hartati.

Baca Juga :  Dear Para Guru, Seleksi PPG Prajabatan Mulai Dibuka, Ini Syaratnya

Dalam serah terima jabatan kemarin, kepala sekolah kompak mengenakan seragam pakaian khas Jawa Timur. Kepala sekolah perempuan dengan tambahan kerudung merah. Semua tampak kompak, saling memberikan ucapan selamat satu sama lain.

Sri Hartati meminta, setelah sertijab selesai, kepala sekolah harus segera ke sekolah. Sebab, banyak hal yang harus dikerjakan. Termasuk penyerapan anggaran, 10 Desember semua harus selesai. ’’Semua harus gercep (gerak cepat). Mulai kerja yang baik, administrasi juga harus tuntas. Jangan keluar kota dalam minggu ini, kecuali ada undangan yang sangat penting. Harus fokus di sekolah,’’ pesannya.

Ia mengajak semua kepala sekolah untuk menciptakan iklim pendidikan yang baik di Kabupaten Jombang. (wen/jif/riz)






Reporter: Wenny Rosalina

JOMBANG – Sebanyak 16 kepala sekolah SMA/SMK/PK-PLK Jombang melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) di aula SMAN 2 Jombang, Senin (5/12) kemarin. Sri Hartati, kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang berpesan agar kepala sekolah menerapkan core value BerAKHLAK.

’’Itu ditetapkan Presiden Joko Widodo dan harus dipegang teguh seluruh kepala sekolah yang merupakan ASN (Aparatur Sipil Negara),’’ kata Sri Hartati.

BerAKHLAK yang dimaksud, berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Tujuh komponen itu sangat penting, dan harus berjalan beriringan. Tak boleh seorang ASN tidak memiliki salah satu dari tujuh nilai dasar tersebut.

Pelantikan dihadiri pejabat Cabdin Jombang, pengawas, ketua MKKS SMA/SMK negeri dan swasta Jombang.  Jumat (2/12) lalu, sebanyak sembilan guru yang mendapatkan tugas tambahan menjadi kepala sekolah dan tujuh kepala sekolah yang dimutasi dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Promosi dan mutasi adalah kebutuhan, penyegaran dalam organisasi. Ia selalu mengingatkan, wilayah Dinas Pendidikan Jawa Timur ada di 38 kabupaten/kota.  Semua guru dan kepala sekolah wajib menerima dengan legowo ditugaskan dimana saja.

Baca Juga :  Dear Siswa Kelas XII SMK, Pengumuman Kelulusan Bisa Dilihat Pekan Depan

’’Alhamdulillah, semua guru yang mendapatkan promosi sebagai kepala sekolah asal Jombang mendapatkan tempat di Jombang. Dua dari Lamongan yang ditugaskan di Jombang mohon untuk menjalankan tugas dengan maksimal,’’ ungkapnya.

Sri Hartati mengutip pesan Gubernur Khofifah; Kepala sekolah adalah strong power leader yang harus memiliki karakter IKI (inisiatif, kolaborasi dan inovasi). Sebab, karakter yang dicerminkan siswa adalah gambaran karakter dari kepala sekolah.

’’Karakter siswa yang baik, adalah cerminan karakter kepala sekolah yang baik. Dan hasilnya memiliki kemampuan akademik yang hebat, serta kompetensi yang unggul,’’ ungkapnya.

Ia juga berpesan, agar kepala sekolah yang lama tidak merasa menjadi senior. Justru harus kompak dan saling bekerjasama. ’’Kepala sekolah baru harus segera beradaptasi. Baik dengan tugas baru, dengan sekolah baru, dan dengan rekan sesama kepala sekolah. Saya tidak ingin ada kesenjangan antar kepala sekolah yang lama dengan yang baru,’’ tegas Sri Hartati.

Baca Juga :  1.727 Siswa SMP di Jombang Belum Aktivasi Rekening PIP

Dalam serah terima jabatan kemarin, kepala sekolah kompak mengenakan seragam pakaian khas Jawa Timur. Kepala sekolah perempuan dengan tambahan kerudung merah. Semua tampak kompak, saling memberikan ucapan selamat satu sama lain.

Sri Hartati meminta, setelah sertijab selesai, kepala sekolah harus segera ke sekolah. Sebab, banyak hal yang harus dikerjakan. Termasuk penyerapan anggaran, 10 Desember semua harus selesai. ’’Semua harus gercep (gerak cepat). Mulai kerja yang baik, administrasi juga harus tuntas. Jangan keluar kota dalam minggu ini, kecuali ada undangan yang sangat penting. Harus fokus di sekolah,’’ pesannya.

Ia mengajak semua kepala sekolah untuk menciptakan iklim pendidikan yang baik di Kabupaten Jombang. (wen/jif/riz)






Reporter: Wenny Rosalina

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/