Oleh Nurul Muchlishoh SPdI (Guru Pendidikan Agama Islam SDN Kedungmlati Kesamben Jombang)
Hadis Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam menjelaskan, bulan Ramadan merupakan bulan penuh rahmat dan ampunan. Di bulan tersebut pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan syetan-syetan dibelenggu. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amal kebaikan di bulan Ramadan.
Kesempatan ini hanya datang sekali dalam setahun. Namun seringkali keimanan menjadi lemah karena godaan dan kesibukan mulai menyerang. Agar di bulan Ramadan penuh ketakwaan maka lakukan hal berikut:
Pertama menjaga niat.
Ibarat tanaman, niat merupakan benih yang harus dirawat agar tumbuh menjadi pohon iman yang kuat. Niat harus selalu dijaga dan diperbaruhi setiap saat agar tetap ikhlas dan fokus pada tujuan akhirat. Keihlasan seseorang menentukan sah tidaknya amal ibadah sebagaimana hadis Rasulullah:
"Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya" (HR. Bukhari).
Kedua memperbanyak amal saleh.
Seorang muslim dianjurkan memperbanyak amal saleh terutama di bulan suci Ramadan karena dapat menjadi sebab diampuni dosa-dosa dan ditinggikan derajat di sisi Allah Ta’ala. Dengan melakukan banyak amal saleh kita bisa akan memperoleh banyak pahala. Di Jelaskan dalam sebuah hadits, pahala melakukan setiap satu kebaikan dilipatkan gandakan menjadi sepuluh hingga tujuh puluh kali lipat kecuali puasa, maka Allah akan membalasnya dengan pahala yang tiada terhingga. Amal saleh yang dapat kita lakukan dalam Ramadan seperti salat tarawih, tadarus Alquran, i’tikaf, sedekah, dan lainnya.
Ketiga menjaga lisan dan prilaku.
Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus. Tapi juga menahan diri dari perbuatan dan perkataan buruk. Misalnya ghibah, dusta, fitnah, menonton konten yang tidak pantas, membaca berita yang tidak benar. Hal tersebut sebaiknya kita hindari karena dapat merusak pahala puasa. Menjaga lisan dan prilaku tidak hanya berdampak pada pribadi seseorang tetapi juga meningkatkan kwalitas sosial dengan mengurangi konflik selama bulan Ramadan.
Keempat berzikir dan membaca Alquran
Amalan yang paling mudah dilakukan namun besar pahalanya di antaranya zikir dan membaca Alquran. Keduanya tidak sekedar mendapatkan pahala tetapi dapat pula menenangkan jiwa sekaligus sebagai perisai diri dari godaan syetan. Berzikir dapat kita lakukan dengan memperbanyak membaca istighfar, tasbih, tahmid, tahlil .dan kalimat toyyibah lainnya. Membaca Alquran pahalanya dihitung setiap huruf yang dibaca mendapatkan pahala sepuluh.
Jjadi sangat sayang jika dilewatkan, apalagi di bulan suci Ramadan.
Empat hal diatas akan menjadikan puasa lebih bermakna jika dilakukan dengan penuh kesadaran. Semoga di bulan Ramadan ini kita dapat meningkatkan iman, amal, dan akhlak.
Editor : Anggi Fridianto