Senin (27/10) di kelas VIII Bahasa 1 MTs Perguruan Mu’allimat Cukir, Ustadah Zahratul Jannah menjelaskan tentang arti infak.
’’Infak merupakan salah satu amalan yang diperintahkan oleh Allah Ta’ala,’’ tuturnya. Infak adalah mengeluarkan sebagian harta yang kita miliki di jalan Allah Ta’ala dengan penuh keikhlasan.
Infak sangat besar keutamaannya. Harta yang kita infakkan akan diganti dengan lebih banyak oleh Allah Ta’ala. Sebagaimana disebutkan di QS Albaqarah 261.
Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Sedekah dan infak tidak akan mengurangi harta, melainkan justru menambah harta.
Setiap pagi dua malaikat turun. Salah satunya berdoa: Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak. Dan yang lainnya berdoa: Ya Allah, binasakanlah harta orang yang kikir.
Nabi juga bersabda; Lindungilah dirimu dari api neraka walaupun dengan sedekah sepotong kurma. Nabi juga bersabda; Obatilah sakitmu dengan sedekah.
Orang dermawan dekat dengan Allah, dekat manusia, dekat surga dan jauh dari neraka. Orang kikir jauh dari Allah, jauh dari manusia, jauh dari surga dan dekat neraka.
Oleh Anastasya Ummu Jauhari, Kelas 8 Bahasa 1 MTs Perguruan Mu’allimat Cukir
Editor : Anggi Fridianto