Minggu (2/11) di di Masjid Al Khodijah PP Al-Madienah Denanyar digelar pengajian rutin wali santri atau yang biasa disebut ngaji selapan. Pengasuh PP Al-Madienah, KH Muhammad Najib Muhammad Al Imam, ngaji kitab Syarah Al-Hikam. Menyampaikan pesan-pesan hikmah yang menguatkan hati para wali santri dan santri. Di antaranya mengenai kedekatan hamba dengan Allah Ta’ala. Pesan beliau yang paling membekas: ’’Wong duwe Gusti Allah kok kesepian.’’
Allah tidak meninggalkan hamba-Nya. Sebagaimana disebutkan dalam QS Ad-Ḍuḥa 3. Tuhanmu tidak meninggalkanmu dan tidak membencimu.
Allah berfirman dalam hadis qudsi: Ana ma‘a ‘abdi iza huwa zakarani. Aku bersama hamba-Ku selama ia mengingat-Ku.
Saat hijrah bersama Abu Bakar radiyallahu anhu, Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam berkata yang diabadikan dalam QS At-Taubah 40. La taḥzan inna Allaha ma‘ana. Jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.
Allah mendekat kepada hamba-Nya lebih cepat daripada hamba itu mendekat kepada-Nya.
Hadis qudsi: Jika hamba mendekat kepada-Ku satusejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta.
Juga disebutkan dalam QS Arra’d 28. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
Orang yang hatinya terhubung dengan Allah tidak mungkin merasa sendirian. Karena keberadaan Allah selalu menyertai, menguatkan, dan memenuhi hati hamba.
Ngaji dimulai pukul 13.00 dan selesai pukul 15.00. Usai ngaji, para wali santri dijamu makan bersama. Setelah itu para santri boleh menemui wali santrinya. Santri boleh diajak keluar jalan-jalan dengan orang tuanya dengan syarat wajib lapor ke pengurus. Para santri wajib kembali sebelum Magrib. Setelah Isya diadakan absensi untuk santri.
Oleh Moh Hasan Al Bana, santri PP Al Madienah Denanyar
Editor : Anggi Fridianto