
Sabtu (6/9), di Pondok Putri Pesantren Tebuireng para santriwati mengikuti pengajian bandongan. Ustaz Ikrima Azman menyampaikan pentingnya memuliakan perempuan. ’’Perempuan itu kedudukannya berada di tengah-tengah,’’ tuturnya.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Berwasiatlah kalian untuk berbuat baik kepada wanita. Sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk, dan sesungguhnya bagian yang paling bengkok dari tulang rusuk bagian atasnya. Jika kamu mencoba meluruskannya dengan paksa, maka kamu akan mematahkannya. Dan jika kamu membiarkannya, ia akan tetap dalam keadaan bengkok.
Siti Hawa diciptakan dari tulang rusuk Nabi Adam alaihimassalam. Secara filosofis, Siti Hawa tidak diciptakan dari tulang kaki agar tidak diinjak-injak. Tidak pula dari tulang kepala agar tidak bertindak semena-mena terhadap laki-laki. Tulang rusuk berada di samping, di bawah lengan untuk dilindungi dan di dekat hati untuk dicintai.
’’Orang yang menghina wanita tanpa peduli perjuangannya, itu sama saja menghina dirinya sendiri,’’ terangnya. Sebab, setiap manusia lahir dari rahim dan perjuangan seorang wanita.
’’Jika ada yang menyayangi dan mencintai wanita, maka itu sama halnya ia menyayangi dirinya sendiri,’’ ungkapnya. Memuliakan wanita adalah tanda kesempurnaan iman dan kebaikan perangai seorang laki-laki.
Nabi bersabda; Orang mukmin yang paling sempurna imannya yang paling baik akhlaknya. Dan sebaik-baik kalian yang paling baik terhadap istrinya.
Oleh: Atina Nisau Masruroh, kelas 10-E MA Salafiyah Syafiiyah Tebuireng



