Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hal yang Paling Dilarang saat Berpuasa Ramadan

A
Penulis: Anggi Fridianto❯

 


Advertisement

Photo
Photo
   

Oleh Dwi Rahmat Siswoyo SPd,  Kepala SMP A Wahid Hasyim Tebuireng

Puasa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi ibadah yang menuntut penjagaan diri secara lahir dan batin. Di antara hal yang paling dilarang saat berpuasa adalah melakukan dosa, terutama menjaga lisan dan perilaku dari keburukan.

Advertisement

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta, perbuatan buruk, dan kebodohan (akhlak tercela), maka Allah tidak membutuhkan ia meninggalkan makan dan minumnya.” (HR Bukhari)

Hadis ini menegaskan bahwa dosa lisan seperti berdusta, ghibah, memfitnah, dan berkata kasar adalah hal yang sangat dilarang saat puasa. Bahkan, puasa seseorang bisa kehilangan nilai pahalanya jika ia tetap melakukan keburukan tersebut.

Selain itu, Rasulullah juga mengingatkan agar orang yang berpuasa menahan amarah dan tidak membalas kejelekan dengan kejelekan. Nabi bersabda: Puasa adalah perisai. Maka apabila salah seorang di antara kalian sedang berpuasa, janganlah berkata kotor dan jangan berteriak-teriak. Jika ada yang mencacinya atau mengajaknya bertengkar, hendaklah ia berkata: ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa. (HR Bukhari dan Muslim)

Advertisement

Hadis ini menunjukkan bahwa menjaga emosi adalah bagian penting dari kesempurnaan puasa. Puasa menjadi perisai yang melindungi diri dari perbuatan dosa dan api neraka.

Tentu saja, hal-hal yang secara syariat membatalkan puasa seperti makan, minum, dan berhubungan suami istri di siang hari Ramadan juga termasuk larangan utama. Namun yang lebih berbahaya adalah ketika seseorang menahan lapar, tetapi tidak menahan maksiat. Puasa seperti itu hanya menghasilkan rasa haus dan lelah tanpa pahala yang sempurna.

Dalam Alquran Allah Ta’ala menegaskan, tujuan puasa adalah agar manusia bertakwa (QS Albaqarah 183). Ketakwaan tidak akan tercapai tanpa menjaga hati, lisan, dan perbuatan.

Dengan demikian, hal yang paling dilarang saat berpuasa adalah segala bentuk dosa yang merusak nilai ibadah. Terutama dusta, ghibah, amarah, dan perbuatan maksiat. Puasa yang berkualitas adalah puasa yang membentuk akhlak mulia.

Semoga kita mampu menjaga puasa dengan sebaik-baiknya dan meraih derajat takwa. Aamiin.

Advertisement

Artikel Terkait

Rajin Ibadah Belum Cukup, Ustazah Sa’adah Ingatkan Pentingnya Menjaga Akhlak

Rajin Ibadah Belum Cukup, Ustazah Sa’adah Ingatkan Pentingnya Menjaga Akhlak

Sabtu (05/9) di Pondok Pesantren Al-Mahfudz, Seblak, Diwek, Jombang, Ustazah Sa’adah menjelaskan pentingnya menjaga akhlak di mana pun kita berada. Kita juga harus selalu menghargai orang yang lebih tua. ’’Walaupun mempu

Peringatan Maulid Nabi di Tebuireng, Ning Imas Fatimatuz Ingatkan Pentingnya Kesabaran

Peringatan Maulid Nabi di Tebuireng, Ning Imas Fatimatuz Ingatkan Pentingnya Kesabaran

Kamis (3/9) di Pondok Pesantren Putri Tebuireng digelar peringatan maulid Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam. Ning Imas Fatimatuz menyampaikan pentingnya meneladani kesabaran Nabi. ’’Barang siapa yang bersabar mak

Jangan Makan Berlebihan! Ini Pesan Islam tentang Pola Makan Sehat yang Bisa Cegah Penyakit

Jangan Makan Berlebihan! Ini Pesan Islam tentang Pola Makan Sehat yang Bisa Cegah Penyakit

Senin (7/9) di Pondok Pesantren Al-Mahfudz Seblak, Ustazah Nailu menjelaskan tentang pentingnya mengatur pola makan sehari-hari. ’’Pola makan yang tidak sehat secara langsung memicu risiko penyakit kronis dan perubahan b

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer