Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Student Journalism: Perjuangan Menghafal Quran  

R
Penulis: Rojiful Mamduh❯

 

Fikril Mustanir, Kelas 8 Tahfidz 3 MTs MQ Tebuireng
Fikril Mustanir, Kelas 8 Tahfidz 3 MTs MQ Tebuireng

Minggu (21/12) di PP Madrasatul Quran, Tebuireng, Jombang digelar wisuda hafid ke-36 dan binnadhar ke-34. Diikuti tujuh wisudawan qiro'ah sab'ah, 209 wisudawan hafid 30 juz dan 506 wisudawan binnadhor.


Advertisement

KH Abdul Hadi Yusuf Alhafid selaku pengasuh berpesan kepada seluruh wisudawan agar terus menjaga hafalan Quran.  ’’Bagi wisudawan hafid, jangan lupa dijaga hafalannya. Bagi wisudawan binnadhor yang semangat berjuang untuk mengkhatamkan hafalan Quran,’’ tuturnya.

Setelah agenda wisuda selesai, saya bertemu dengan ibu saya, Umik Azzah. Beliau menasihati agar semangat menghafal Quran. ’’Le, sampean sekarang sudah wisuda binnadhor,mantun niki pun waktune sampean berjuang menghafal Quran di sini,’’ ucapnya.

 Saya bercita-cita mengkhatamkan hafalan Quran 30 juz kelas 11 Aliyah. Upaya saya, setiap dua hari menambah hafalan satu halaman. Setiap hari setor murojaah lima halaman. Serta murojaah sendiri satu juz.

Advertisement

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Barang siapa menghafal Alquran maka kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota dari cahaya yang sinarnya seperti sinar matahari. Keduanya juga akan diberi dua pakaian yang tidak pernah didapatkan di dunia. Lalu kedua orang tuanya bertanya, ’’Mengapa kami diberi pakaian ini?’’ Maka dijawab, ’’Karena anak kalian menghafal dan mengamalkan Alquran.’’

 

Oleh Fikril Mustanir, Kelas 8 Tahfidz-3 MTs MQ Tebuireng

Advertisement

Artikel Terkait

Dari Meja Akademik ke Layar Gawai dan Ditemukannya Wajah Baru Kritik Sastra

Dari Meja Akademik ke Layar Gawai dan Ditemukannya Wajah Baru Kritik Sastra

Dahulu, kritik sastra di Indonesia memiliki panggung yang sakral: rubrik budaya surat kabar minggu, jurnal-jurnal kampus yang tebal, serta forum diskusi terbatas. Kritik adalah domain para intelektual dan akademisi yang

Ketika Novel Menyingkap Realitas: Jerat Perdagangan Manusia di Asia Tenggara

Ketika Novel Menyingkap Realitas: Jerat Perdagangan Manusia di Asia Tenggara

Keinginan mendapatkan pekerjaan dengan gaji tinggi merupakan harapan banyak orang. Setiap orang ingin mengubah nasib dan memperbaiki kehidupan keluarganya.

Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren, Santri MTsN 2 Jombang Dibekali Jurus 3M

Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren, Santri MTsN 2 Jombang Dibekali Jurus 3M

Kamis (15/10) di MTsN 2 Jombang PP Darul 'Ulum, Rejoso, Peterongan, digelar halaqah pencegahan kekerasan seksual di lingkungan madrasah dan pondok pesantren. HM Makhi MPdI selaku kepala madrasah menjelaskan tujuannya. ’’

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer