23.6 C
Jombang
Saturday, December 10, 2022

Jelang KLB, Pengurus Klub Berharap Tokoh Lama PSSI Jombang Berkiprah Lagi

JOMBANG – Momen mundurnya Ketua Askab PSSI Jombang, dan rencana kongres luar biasa (KLB) menjadi salah satu kesempatan melakukan evaluasi. Utamanya untuk mengganti pengurus dengan orang-orang yang lebih peduli dengan sepak bola.

’’Untuk saat ini, kita berharap tokoh-tokoh lama mau muncul lagi,’’ kata Agus Yulianto, pelatih Perseto Tunggorono yang pernah melatih PSID tahun 2018.

Menurut Agus, orang-orang lama dinilai lebih berkompeten. Ia membandingkan dengan masa pemerintahan Bupati Suyanto. ’’Saat itu, semua stakeholder dilibatkan dalam sepak bola. Mulai dari unsur legislatif, eksekutif, juga pengusaha,’’ tegasnya.

Pengurus lama lebih dekat dengan klub, intens komunikasi, mendengarkan aspirasi dan keluhan juga usulan. ’’Mantan manager PSID 2018-2019, Arif Mahfudz, dan Agus Raikhani, mantan sekretaris Askab PSSI 2000-2010 menurut saya layak jadi calon ketua PSSI,’’ katanya.

Baca Juga :  KONI Minta KLB PSSI Jombang Segera Diurus

Apalagi keduanya sudah cukup lama berkecimpung di sepak bola. Mereka juga paham seluk beluk sepak bola. Sudah memenuhi syarat minimal lima tahun berkecimpung di sepak bola. ’’Mereka sangat bagus menurut saya,’’ jelasnya.

Menurutnya, melibatkan unsur legislatif juga penting dilakukan. Sebab mereka bisa menjembatani sepak bola dengan pemerintah. ’’Pak Prapto juga sangat bagus. Beliau harus tetap dilibatkan,’’ jelasnya.

Ia berharap, pemimpin Askab PSSI nantinya bisa merangkul semua klub. Juga aktif berkomunikasi dengan klub. Banyak mengadakan turnamen internal. Serta memperjuangkan PSID untuk bisa berlaga di Liga 3. (wen/jif/riz)






Reporter: Wenny Rosalina

JOMBANG – Momen mundurnya Ketua Askab PSSI Jombang, dan rencana kongres luar biasa (KLB) menjadi salah satu kesempatan melakukan evaluasi. Utamanya untuk mengganti pengurus dengan orang-orang yang lebih peduli dengan sepak bola.

’’Untuk saat ini, kita berharap tokoh-tokoh lama mau muncul lagi,’’ kata Agus Yulianto, pelatih Perseto Tunggorono yang pernah melatih PSID tahun 2018.

Menurut Agus, orang-orang lama dinilai lebih berkompeten. Ia membandingkan dengan masa pemerintahan Bupati Suyanto. ’’Saat itu, semua stakeholder dilibatkan dalam sepak bola. Mulai dari unsur legislatif, eksekutif, juga pengusaha,’’ tegasnya.

Pengurus lama lebih dekat dengan klub, intens komunikasi, mendengarkan aspirasi dan keluhan juga usulan. ’’Mantan manager PSID 2018-2019, Arif Mahfudz, dan Agus Raikhani, mantan sekretaris Askab PSSI 2000-2010 menurut saya layak jadi calon ketua PSSI,’’ katanya.

Baca Juga :  Ketua Askab PSSI Jombang Mundur, Ini Alasannya

Apalagi keduanya sudah cukup lama berkecimpung di sepak bola. Mereka juga paham seluk beluk sepak bola. Sudah memenuhi syarat minimal lima tahun berkecimpung di sepak bola. ’’Mereka sangat bagus menurut saya,’’ jelasnya.

Menurutnya, melibatkan unsur legislatif juga penting dilakukan. Sebab mereka bisa menjembatani sepak bola dengan pemerintah. ’’Pak Prapto juga sangat bagus. Beliau harus tetap dilibatkan,’’ jelasnya.

Ia berharap, pemimpin Askab PSSI nantinya bisa merangkul semua klub. Juga aktif berkomunikasi dengan klub. Banyak mengadakan turnamen internal. Serta memperjuangkan PSID untuk bisa berlaga di Liga 3. (wen/jif/riz)






Reporter: Wenny Rosalina

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/