Jumat, 03 Dec 2021
Radar Jombang
Home / Olahraga
icon featured
Olahraga

Tidak Ada Gaji Pemain PSID Jombang

23 November 2021, 08: 10: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Tidak Ada Gaji Pemain PSID Jombang

BERJUANG: Pemain PSID (putih) saat lawan Persem Mojokerto di Stadion Brawijaya, Kediri (18/11)

Share this      

JOMBANG – Memperjuangkan nama besar PSID Jombang di Liga 3, para pemain harus ikhlas lahir batin. Tidak ada gaji untuk pemain. Dana operasional tim hanya bersumber dari donatur yang mayoritas pengusaha.

”Tidak ada gaji, cuma ada uang pertandingan dan uang latihan saja,” ungkap Didit Febrianto, kapten PSID Jombang, kemarin.

Didit enggan menyebutkan nominal yang diterima. Uang tersebut bersumber dari donatur yang mayoritas pengusaha. ”Saya hanya ingin membantu menjembatani adik-adik saya anak Jombang yang suka dengan sepak bola,” jelasnya.

Baca juga: Hujan Bikin PSID Jombang Melempem

Hendriawan Dwi Susanto, pelatih PSID Jombang, mengatakan, PSID tidak mendapat sokongan dana dari manapun kecuali dari donatur. ”Kami main tidak ada apa-apanya, hanya ada ganti uang lelah tapi tidak banyak,” jelasnya.

Sejak awal, ia menekankan kepada pemain untuk tidak mencari materi dari PSID. Dia minta para pemain fokus mencari pengalaman bertanding di Liga 3. Sehingga mereka tetap bisa berlatih dan tanding maksimal meski tanpa bayaran.

”Anak-anak murni bermain karena suka dengan bola, tidak untuk cari apa-apa,” bebernya.

Sementara itu, Sutyo Praftomo, sekretaris Askab PSSI Jombang mengatakan, PSSI sudah sepakat tak menyerap dana dari KONI. Makanya Askab PSSI Jombang hanya memberikan bantuan dari kantong pribadi pengurus.

”Pribadi pengurus tetap memberikan bantuan untuk perjalanan kompetisi PSID tahun ini, sebagai penghargaan atas perjuangan pemain maupun official,” urainya.

Ia juga sudah memberitahukan kepada manajemen PSID, jika PSSI tahun ini tak menyerap anggaran pembinaan dari KONI karena masih pandemi. ”Saya kira manajemen PSID juga sudah faham, sehingga kita tidak targetkan apa-apa, dan terima kasih sudah mau berkorban untuk sepak bola Jombang,” ungkapnya.

PSSI Jombang tak mengambil jatah dana APBD dari KONI untuk pembinaan. Itu karena pandemi, tidak diperbolehkan mengadakan kegiatan. Sehingga PSSI kesulitan dalam membuat pelaporan jika diharuskan menerima.

(jo/wen/jif/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia