alexametrics
21.7 C
Jombang
Monday, August 8, 2022

Tanpa Target, 20 Pesilat Ikut Pra Porprov di Bojonegoro

JOMBANG – IPSI Jombang mengirimkan 20 pesilat untuk ikut pra porprov di Bojonegoro 19-22 Mei. Tak ada target yang dibebankan kepada mereka.

’’Tidak kami bebani target, tapi kami minta tanding maksimal,’’ kata M Budi Setiawan, ketua IPSI Jombang, kemarin.

Enam pesilat turun di nomor tanding putra. Dimas Dwi Kuswanto di kelas A. M Hafidz Miftahul Arifin kelas B. M Diki Bagus Firnanda kelas C. Riza Nuazarudin kelas D. Salim kelas E dan Ahmad Hizqil Arroyhan kelas F.

Lima pesilat di nomor tanding putri. Amira Hafsah kelas A. Nadilah Intan Putri kelas B putri. Cindy Evnita Ghoniyah Tsalatsa kelas C putri. Yolanda Regita Pramesti kelas D dan Naura Anisa Salsabila kelas E.

Baca Juga :  Kalah Tipis Lawan Blitar, Peluang Lolos Masih Terbuka

Di kategori seni putra perorangan,  Moh Kevin Prasetya, Ganda Putra, Afrian Yusuf dan M Alfani Hidayatullah. Seni beregu putra, Abdillah Davi Furkhon A, M Ulul Azmi dan Dimas Putra Azizi.

Seni beregu putri, Febriana Imrotul Mufarikha, Aulia Kartika Sari, dan Trina Wahtu Nugrahani. ’’Peta kemampuan silat di semua daerah saat ini merata, sehingga semua lawan berat,’’ kata Budi.

Ia minta pesilat menganggap semua pertandingan adalah final. ’’Yang penting tampil terbaik, berjuang terbaik, anggap setiap menghadapi lawan berada di final. Jangan meremehkan lawan,’’ pesannya.

Budi optimistis pesilat yang dikirim ke pra porprov akan mampu merebut tiket ke porprov. Mengingat IPSI Jombang 2021 lalu menjadi juara umum Kejurda Jatim.

Baca Juga :  Lawan Kota Batu, Tim Sepakbola Porprov Ditarget Menang

Heru Ariwanto, ketua KONI Jombang mengatakan, pra porprov adalah kejuaraan yang membawa nama daerah, bukan perguruan. ’’Meski demikian, jika berhasil di pra porprov hingga porprov, maka yang akan mendapatkan kebaikan adalah pribadi. Seperti bonus juga prestasi,’’ terangnya. (wen/jif/riz)






Reporter: Wenny Rosalina
- Advertisement -

JOMBANG – IPSI Jombang mengirimkan 20 pesilat untuk ikut pra porprov di Bojonegoro 19-22 Mei. Tak ada target yang dibebankan kepada mereka.

’’Tidak kami bebani target, tapi kami minta tanding maksimal,’’ kata M Budi Setiawan, ketua IPSI Jombang, kemarin.

Enam pesilat turun di nomor tanding putra. Dimas Dwi Kuswanto di kelas A. M Hafidz Miftahul Arifin kelas B. M Diki Bagus Firnanda kelas C. Riza Nuazarudin kelas D. Salim kelas E dan Ahmad Hizqil Arroyhan kelas F.

Lima pesilat di nomor tanding putri. Amira Hafsah kelas A. Nadilah Intan Putri kelas B putri. Cindy Evnita Ghoniyah Tsalatsa kelas C putri. Yolanda Regita Pramesti kelas D dan Naura Anisa Salsabila kelas E.

Baca Juga :  Khusus Karate, Jombang Rangking Dua Porprov

Di kategori seni putra perorangan,  Moh Kevin Prasetya, Ganda Putra, Afrian Yusuf dan M Alfani Hidayatullah. Seni beregu putra, Abdillah Davi Furkhon A, M Ulul Azmi dan Dimas Putra Azizi.

Seni beregu putri, Febriana Imrotul Mufarikha, Aulia Kartika Sari, dan Trina Wahtu Nugrahani. ’’Peta kemampuan silat di semua daerah saat ini merata, sehingga semua lawan berat,’’ kata Budi.

- Advertisement -

Ia minta pesilat menganggap semua pertandingan adalah final. ’’Yang penting tampil terbaik, berjuang terbaik, anggap setiap menghadapi lawan berada di final. Jangan meremehkan lawan,’’ pesannya.

Budi optimistis pesilat yang dikirim ke pra porprov akan mampu merebut tiket ke porprov. Mengingat IPSI Jombang 2021 lalu menjadi juara umum Kejurda Jatim.

Baca Juga :  Jiwa Prestasi Mengalir dalam Darah Karateka

Heru Ariwanto, ketua KONI Jombang mengatakan, pra porprov adalah kejuaraan yang membawa nama daerah, bukan perguruan. ’’Meski demikian, jika berhasil di pra porprov hingga porprov, maka yang akan mendapatkan kebaikan adalah pribadi. Seperti bonus juga prestasi,’’ terangnya. (wen/jif/riz)






Reporter: Wenny Rosalina

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/