alexametrics
33.9 C
Jombang
Wednesday, August 10, 2022

Pesilat Asal Jombang Sabet Medali Kejuaraan Silat di Malaysia

JOMBANG – Eko Febrianto, pesilat Jombang kembali berhasil mengukir prestasi di kancah Internasional. Ia meraih medali perunggu pada World Championship Pencak Silat ke-19 di Melaka, Malaysia 26-31 Juli lalu.

’’Di babak semi final saya kalah dari pesilat Vietnam,’’ ucap ayah dua anak ini, kemarin. Dalam event itu, Indonesia meraih predikat juara umum dengan 11 emas, sembilan perak dan delapan perunggu.

Eko turun di kelas open 1 male dengan berat badan 95-110 kilogram. Ia kalah saat melawan atlet Vietnam, Le Van Toan. Lawan yang ia ladeni di babak semi final merupakan juara SEA Games Vietnam 2022. Ia mengaku sudah berusaha keras memenangkan pertandingan. ’’Saya akui, fisik dan teknik lawan lebih bagus,’’ katanya.

Baca Juga :  Terkendala Usia, Lima Atlet Kempo Jombang Gagal Lolos Pra Pon

Ini  merupakan perunggu keduanya di event yang sama. Pada 2016, ia juga meraih medali perunggu. ’’Seharusnya, ini adalah event tahunan. Tapi terakhir dilaksanakan 2018, karena 2019-2021 Covid-19 jadi ditiadakan dan baru ada lagi tahun ini,’’ bebernya.

Sebelum tampil di Malaysia, Eko mengikuti pelatnas. Ia ditunjuk langsung untuk mengikuti pelatnas sejak 9 Juni. Sebelas hari setelahnya, ada seleksi penentuan tim. Eko dinyatakan lolos, sehingga kembali melanjutkan latihan di pelatnas.

Pria kelahiran Jombang 06 Februari 1993 ini termasuk pesilat andalan Jatim. Suami Fia Risqy Putri dan ayah dari M Fatih Rafisqy Alfianto serta Muhammad Faqih Rafidan Alfianto ini sudah berlatih silat sejak usia 14 tahun. ’’Sejak kelas 3 SMP Muhammadiyah 1 Jombang,’’ bebernya.

Mulanya, dia berlatih silat hanya sekedar ikut-ikutan. Tapi kemudian suka dan ditekuni. ’’Motivasi utamanya ingin sukses dan membanggakan orang tua dan negara,’’ beber CPNS Kemenpora ini.

Baca Juga :  Atlet Karate Pastikan Puasa Tetap Latihan

Selama menekuni silat, alumni SMAN 3 Jombang ini sudah banyak menorehkan prestasi. Diantaranya, medali emas PON Jabar 2016. Perunggu World Championship Pencak Silat 2016 di Bali.

Alumni STKIP PGRI Jombang ini juga meraih perunggu SEA Games 2017 Malaysia. Perak Belgium Open 2017 Belgia. Perunggu Belgium Open 2018 Belgia. Emas Invitation Tournament Asian Games 2018 Jakarta. Perunggu di PON Papua 2021. Pria yang sehari-hari tinggal di Jalan dr Wahidin Sudiro Husodo, Sengon, Jombang ini juga tampil dalam Asian Games 2018 di Palembang. (wen/jif/riz)

 






Reporter: Wenny Rosalina
- Advertisement -

JOMBANG – Eko Febrianto, pesilat Jombang kembali berhasil mengukir prestasi di kancah Internasional. Ia meraih medali perunggu pada World Championship Pencak Silat ke-19 di Melaka, Malaysia 26-31 Juli lalu.

’’Di babak semi final saya kalah dari pesilat Vietnam,’’ ucap ayah dua anak ini, kemarin. Dalam event itu, Indonesia meraih predikat juara umum dengan 11 emas, sembilan perak dan delapan perunggu.

Eko turun di kelas open 1 male dengan berat badan 95-110 kilogram. Ia kalah saat melawan atlet Vietnam, Le Van Toan. Lawan yang ia ladeni di babak semi final merupakan juara SEA Games Vietnam 2022. Ia mengaku sudah berusaha keras memenangkan pertandingan. ’’Saya akui, fisik dan teknik lawan lebih bagus,’’ katanya.

Baca Juga :  Tiga Atlet Lari dari Jombang Wakili Jatim di Kejurnas

Ini  merupakan perunggu keduanya di event yang sama. Pada 2016, ia juga meraih medali perunggu. ’’Seharusnya, ini adalah event tahunan. Tapi terakhir dilaksanakan 2018, karena 2019-2021 Covid-19 jadi ditiadakan dan baru ada lagi tahun ini,’’ bebernya.

Sebelum tampil di Malaysia, Eko mengikuti pelatnas. Ia ditunjuk langsung untuk mengikuti pelatnas sejak 9 Juni. Sebelas hari setelahnya, ada seleksi penentuan tim. Eko dinyatakan lolos, sehingga kembali melanjutkan latihan di pelatnas.

Pria kelahiran Jombang 06 Februari 1993 ini termasuk pesilat andalan Jatim. Suami Fia Risqy Putri dan ayah dari M Fatih Rafisqy Alfianto serta Muhammad Faqih Rafidan Alfianto ini sudah berlatih silat sejak usia 14 tahun. ’’Sejak kelas 3 SMP Muhammadiyah 1 Jombang,’’ bebernya.

- Advertisement -

Mulanya, dia berlatih silat hanya sekedar ikut-ikutan. Tapi kemudian suka dan ditekuni. ’’Motivasi utamanya ingin sukses dan membanggakan orang tua dan negara,’’ beber CPNS Kemenpora ini.

Baca Juga :  Persiapan Porprov, Atlet Voli di Jombang Lari 10 Kilometer di Wonosalam

Selama menekuni silat, alumni SMAN 3 Jombang ini sudah banyak menorehkan prestasi. Diantaranya, medali emas PON Jabar 2016. Perunggu World Championship Pencak Silat 2016 di Bali.

Alumni STKIP PGRI Jombang ini juga meraih perunggu SEA Games 2017 Malaysia. Perak Belgium Open 2017 Belgia. Perunggu Belgium Open 2018 Belgia. Emas Invitation Tournament Asian Games 2018 Jakarta. Perunggu di PON Papua 2021. Pria yang sehari-hari tinggal di Jalan dr Wahidin Sudiro Husodo, Sengon, Jombang ini juga tampil dalam Asian Games 2018 di Palembang. (wen/jif/riz)

 






Reporter: Wenny Rosalina

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/