Ratusan suporter kedua tim saat ricuh di tengah STadion merdeka (3/7). (WENNY ROSALINA/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG – Putaran ke dua Liga Santri di Stadion Merdeka Jombang yang mempertemukan tim Bahrul Ulum dan Darul Ulum Minggu (3/7) pagi berakhir ricuh. Kedua suporter masuk ke lapangan hingga pertandingan dihentikan sebelum sampai 90 menit.
Dari video yang beredar, terlihat para suporter ini merangsek masuk menuju lapangan. Sembari berteriak dan membawa bendera, ratusan pendukung kedua tim ini ricuh di dalam lapangan. Sejumlah pemain pun berlarian keluar lapangan. “Awalnya itu ada pelanggaran, tidak dilihat wasit, sehingga ada protes dari official salah satu kesebelasan,” ungkap Agus, salah satu penonton.
Protes itu, disebut Agus terus meluas dan memancing sejumlah supporter lain masuk ke lapangan. Akibatnya, pertandingan pun terhenti. “Beberapa menit saja, setelah itu para suporter bisa ditengkan kubu masing-masing dan keluar dari stadion,” lanjutnya.
Dikonfirmasi terpisah, Irwansyah Panpel Liga Santri membenarkan terjadinya bentrok itu. “Ada kericuhan suporter, pemicunya pelanggaran,” ucapnya. Akibat kericuhan itu, pertandingan pun dihentikan pada menit ke 73. “Pertandingan dihentikan karena tidak kondusif, kedudukan akhirnya 4-1, untuk keunggulan Bahrul Ulum,” tambahnya.
Irwansyah juga menyebut, supporter yang ricuh pun akhirnya berhasil ditenangkan kubu masing-masing kesebelasan dan kembali ke pondoknya dengan tertib. Pihaknya kini juga menyebut masih akan merapatkan insiden ini, termasuk berkaitan dengan sanksi yang akan diberikan. ”Masih butuh sidang panitia disiplin, itu belum kami tetapkan (Sanksinya,Red),” jelasnya.
Sementara Debi, Pelatih tim Bahrul Ulum menyebut kejadian itu akan jadi evaluasi pihaknya. “Setelah terjadi ricuh pertandingan berhenti, kami terus menenangkan tim,” tulisnya dalam pesan singkat yang dikirim ke wartawan.
Sedangkan Udin, pelatih tim Darul Ulum menyebut juga masih menunggu pemberitahuan dari panitia lebih lanjut. Namun, pihaknya juga mengaku akan melayangkan protes. “Kami (dari,Red) Darul Ulum pun nunggu kabar dan kami akan layangkan protes, terlebih terkait regulasi pemain,” tulisnya. (wen/riz)

Baca Juga :  Stok Vaksin Menipis, Padahal Dosis Keempat Nakes Belum Rampung





Reporter: Wenny Rosalina